Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar Sebut Lilin Pemicu Kebakaran di Momen Perayaan Natal

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 23 Desember 2025 | 21:44 WIB
‎GERAK CEPAT: Petugas Damkar Kabupaten Blitar saat melakukan overhaul dalam penanganan kebakaran.
‎GERAK CEPAT: Petugas Damkar Kabupaten Blitar saat melakukan overhaul dalam penanganan kebakaran.

‎BLITAR KAWENTAR – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman.

Peningkatan aktivitas rumah tangga, penggunaan peralatan listrik, hingga perayaan malam pergantian tahun dinilai berpotensi memicu insiden kebakaran jika tidak diantisipasi sejak dini.

‎‎Kasi Pemadaman, Penyelamat dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo menekankan, momen libur panjang kerap diikuti dengan meningkatnya risiko kebakaran rumah.

Hal ini disebabkan banyak warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong atau lalai memeriksa sumber-sumber api sebelum bepergian.

“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah mati, alat-alat elektronik dicabut, serta regulator gas dicek dengan benar,” ujarnya.

‎‎Menurut Tedi, salah satu sumber kebakaran yang sering terjadi saat libur akhir tahun berasal dari dekorasi Natal yang tidak memenuhi standar keamanan.

Penggunaan lampu hias non-standar, instalasi listrik yang tidak rapi, serta lilin yang diletakkan terlalu dekat dengan benda mudah terbakar dapat menjadi pemicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan lampu hias berstandar SNI, tidak menyalakan lampu secara terus-menerus, dan menjauhkan lilin dari benda yang mudah terbakar,” jelasnya.

‎Selain itu, perayaan malam Tahun Baru juga menjadi perhatian khusus petugas pemadam kebakaran. Aktivitas menyalakan petasan dan kembang api, terutama di kawasan padat penduduk, dinilai berisiko tinggi menimbulkan percikan api yang dapat merambat ke bangunan atau lahan di sekitarnya.

“Hindari menyalakan petasan di area padat dan awasi anak-anak saat perayaan malam Tahun Baru. Keselamatan harus menjadi prioritas,” kata Tedi.

‎‎Ia menambahkan, Damkar Kabupaten Blitar terus bersiaga selama periode Nataru untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian darurat.

Baca Juga: Mengenal Marko Dugandzic, Calon Striker Baru Persib? Profil Lengkap Mesin Gol Eropa yang Disebut Cocok Jadi Andalan Maung Bandung

Namun, peran masyarakat tetap menjadi faktor utama dalam pencegahan kebakaran. Kesadaran untuk memeriksa kondisi rumah, penggunaan peralatan listrik yang aman, serta disiplin dalam menjaga lingkungan dinilai mampu menekan potensi insiden kebakaran.

‎“Libur Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi momen kebahagiaan bersama keluarga. Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan sederhana, kita berharap liburan bisa berjalan aman, nyaman, dan terhindar dari musibah kebakaran,” pungkas Tedi. (kho/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#petugas pemadam kebakaran #petasan #libur nataru #natal dan tahun baru #satpol pp #kebakaran