BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menargetkan peningkatan kunjungan wisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dalam liburan kali ini, Pemkab Blitar memprediksi kunjungan wisatawan bisa mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Eko Susanto mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu indikator penting dalam kinerja pembangunan daerah.
Selain jumlah kunjungan wisata, kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) juga menjadi perhatian utama.
“Kalau bicara target kinerja pariwisata tentu yang pertama adalah kunjungan wisata. Secara makro juga mengacu pada kontribusi subsektor pariwisata terhadap PDRB. Itu yang terus kami dorong,” ujarnya.
Menghadapi libur panjang Nataru yang rutin terjadi setiap akhir tahun, Disbudpar Kabupaten Blitar telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran (SE) terkait kesiapsiagaan destinasi wisata selama Nataru.
Selain penerbitan SE, disbudpar juga melakukan sosialisasi melalui pertemuan daring serta monitoring langsung ke sejumlah destinasi wisata.
Monitoring dilakukan untuk memastikan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan wisata berjalan sesuai ketentuan.
“Monitoring kami lakukan dengan ceklis penerapan SE yang sudah ada. Sekaligus diskusi dan brainstorming dengan pengelola destinasi. Intinya, hospitality atau pelayanan kepada wisatawan harus maksimal,” tegasnya.
Eko mengungkapkan, beberapa destinasi wisata unggulan diprediksi menjadi magnet utama wisatawan selama Nataru. Kampung Coklat masih menempati peringkat pertama destinasi favorit di Kabupaten Blitar.
Selain itu, wisata Sumber Amber di Kecamatan Srengat dan sejumlah destinasi pantai juga menunjukkan tren kunjungan yang terus meningkat.
“Kampung Coklat masih ranking satu. Kemudian wisata sumber air seperti Sumber Amber di Kandangan, Srengat, itu naik cukup signifikan, sudah masuk tiga besar. Pantai juga masih didominasi Pantai Serang dan Pantai Tambakrejo,” paparnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Disbudpar Kabupaten Blitar optimistis sektor pariwisata mampu menjadi penggerak ekonomi daerah selama momentum libur akhir tahun.
Peningkatan kunjungan wisata diharapkan berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
“Kami perkirakan kenaikan kunjungan wisata saat Nataru ini bisa mencapai 20 sampai 30 persen. Harapannya pariwisata Blitar semakin menggeliat dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah