Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Terkendala Anggaran, Satu Klub Binaan Askot PSSI Kota Blitar Ini Absen di Liga 4 2025

M. Subchan Abdullah • Senin, 29 Desember 2025 | 22:05 WIB
Ketua Askot PSSI Blitar, Yudi Meira
Ketua Askot PSSI Blitar, Yudi Meira

BLITAR KAWENTAR – Kota Blitar tidak mengirim wakil dalam kompetisi Liga 4 Jawa Timur Piala Gubernur 2025. Askot PSSI Kota Blitar menyatakan absennya satu klub binaan, PSBR, disebabkan sejumlah faktor, terutama keterbatasan anggaran dan mepetnya waktu pelaksanaan kompetisi.

Ketua Askot PSSI Kota Blitar, Yudi Meira mengungkapkan, keputusan tidak ikut serta di Liga 4 Jatim tahun ini diambil dengan pertimbangan matang.

Menurutnya, kondisi keuangan menjadi faktor utama yang tidak bisa dihindari.

“Tahun ini Askot PSSI Kota Blitar harus absen di kompetisi Liga 4 Jatim Piala Gubernur 2025. Salah satu faktor terbesarnya adalah keterbatasan anggaran,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Yudi menjelaskan, kebutuhan biaya untuk mengikuti kompetisi berjenjang seperti Liga 4 Jatim tidak kecil.

Mulai dari persiapan tim, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan teknis pertandingan membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Sementara itu, bantuan anggaran dari KONI Kota Blitar juga dinilai belum mencukupi.

“Anggaran dari KONI juga tidak cukup untuk persiapan kompetisi Liga 4 Jatim tahun ini. Padahal untuk mengikuti kompetisi ini persiapannya harus benar-benar matang,” jelasnya.

Selain faktor anggaran, waktu penyelenggaraan kompetisi yang dinilai terlalu mepet dengan akhir tahun juga menjadi kendala tersendiri.

Kompetisi Liga 4 Jatim 2025 digelar saat penyerapan anggaran pemerintah daerah sudah berada di penghujung tahun. Kondisi tersebut membuat ruang gerak Askot semakin terbatas.

“Pelaksanaan kompetisi ini dimulai di akhir tahun sehingga sangat bergantung pada penyerapan anggaran yang sudah hampir tutup buku. Ini juga menjadi pertimbangan kami,” beber Yudi.

Padahal, secara kesiapan tim, Askot sejatinya telah memiliki dua tim unggulan yang siap berlaga, yakni PSBR dan PSBK. Kedua klub tersebut merupakan tim binaan Askot yang rutin mengikuti pembinaan dan kompetisi internal.

Baca Juga: Dinas PUPR Kabupaten Blitar Terang-terangan Sebut 20 Persen Proyek Infrastruktur Potensi Molor, Ini Faktornya

Meski harus absen di Liga 4 Jatim 2025, Askot PSSI Kota Blitar memastikan tidak tinggal diam. Pihaknya sudah mulai menyiapkan langkah untuk kembali ambil bagian pada kompetisi Liga 4 Jatim tahun 2026 mendatang.

“Kami sudah berancang-ancang untuk ikut di tahun depan. Askot akan berkoordinasi dengan Asprov PSSI Jatim terkait rencana kompetisi Liga 4 2026, termasuk jadwal pelaksanaannya,” tegasnya.

Sebagai informasi, sedikitnya 69 klub dipastikan ambil bagian dalam kompetisi bertajuk Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Tingginya jumlah peserta tersebut menjadi penanda besarnya antusiasme klub-klub lokal untuk berkompetisi di jenjang resmi PSSI.

Saat ini kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2025 telah memasuki babak 32 besar. Sesuai jadwal, fase tersebut akan dimulai pada awal Januari 2026.(sub/c1)

Editor : M. Subchan Abdullah
#kompetisi #Yudi Meira #Piala Gubernur #Liga 4 Jatim #PSBR #askot pssi blitar #absen #Terkendala anggaran