Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lebih Dekat Penulis Muda Blitar: Salah Satu Karya Bukunya Berjudul Hitam Putih Pelangi

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 4 Januari 2026 | 20:05 WIB
HEBAT: Carolina Esther SD, salah satu Penulis Muda Blitar yang terus mengembangkan potensi dan kreativitas.
HEBAT: Carolina Esther SD, salah satu Penulis Muda Blitar yang terus mengembangkan potensi dan kreativitas.

BLITAR KAWENTAR - Dunia menulis sudah dilakoni sejak kecil, namun Carolina Esther SD mulai secara serius mendalami menulis sejak duduk di bangku kuliah.

Gadis asal Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ini bakal segera wisuda pada Maret mendatang, setelah menjalani kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya.

Saat ini, Nana-sapaan akrab Carolina Esther SD, tak hanya memilih dunia tulis menulis, tapi juga seni tari, hingga perfilman. Dan itu dianggapnya sebagai bagian dari aktualisasi diri, karena kedua orang tuanya tidak memiliki background “orang seni”.

“Kalau senang seni itu saya warisi dari nenek, kalau menulis saya memang sejak kecil terlatih untuk menulis apa yang saya rasakan di dalam sebuah diary, akhirnya menjadi hobi hingga sekarang,” akunya bangga, sambil menunjukkan satu buku karangannya berjudul “Hitam Putih Pelangi”. 

Pengalaman hidup sehari-hari dan kegiatan beragama berperan penting dalam memandu arah dan langkahnya. Dan berbagai seni yang digeluti adalah bagian untuk “mengisi” sisi-sisi bosan dan galaunya.

Meskipun diakui Nana, bahwa mungkin di masa mendatang, apalagi dirinya bakal segera diwisuda pada Maret nanti, berbagai bekal dan ketertarikannya dalam dunia seni bakal memudahkannya untuk memilih suatu pekerjaan.

“Ya, mungkin saja saya akan memilih bekerja di suatu tempat yang sesuai dengan apa yang saya miliki sekarang, terutama yang terkait dengan dunia menulis, itu mungkin,” tutur gadis berkacamata ini.

Buku kecil dan sederhana karangannya memuat tentang apa yang dirasakan dan telah jalani hingga kini. Buku itu mungkin adalah bagian kecil dari “salah satu” aktualisasi diri yang telah tersampaikan.

Lewat buku ini juga tersimpan semangat dan motivasinya untuk terus menulis, untuk karya-karya sastra lain yang lebih besar.

“Satu waktu saya juga ingin menulis yang lebih besar. Mungkin buku ini adalah juga motivasi saya untuk terus berkarya, untuk menulis dan dalam hal-hal lain,” aku mahasiswi yang sederhana ini.

Tak hanya itu, ujar Nana, karya ini bukan hanya bagian dari aktualisasi diri, tapi juga ingin memotivasi anak-anak muda yang lain untuk tidak takut bermimpi dan terus berkarya.

Baca Juga: Ivar Jenner ke Persib Bandung Makin Dekat? Jadwal Tak Manusiawi, Bursa Transfer Gila, dan Misi Asia Maung Bandung Terbongkar

Hobi dan kegiatan yang telah didalami selama ini menjadi basis dasar yang akan menjadi pemandu untuk kehidupan mendatang, meskipun hal-hal yang baru juga penting.

“Jadi bagi teman-teman muda, carilah hobi yang bermanfaat dan positif, yang bisa membangun dirimu, karaktermu, dan untuk masa depanmu,” harap gadis kelahiran 22 tahun lalu ini. (*/ady) 

   

Editor : M. Subchan Abdullah
#penulis muda #blitar #buku #hitam putih #pelangi #karya #penulis buku