Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemkab Pastikan Cadangan Beras di Kabupaten Blitar Aman hingga Setahun

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 7 Januari 2026 | 13:39 WIB
ILUSTRASI STOK PANGAN
ILUSTRASI STOK PANGAN

BLITAR KAWENTAR - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar memastikan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang pergantian tahun dalam kondisi aman dan mencukupi.

‎Berdasarkan data per 22 Desember 2025, stok komoditas strategis seperti beras, telur, hingga daging tercatat melimpah di berbagai lini penyimpanan.

‎Koordinator Pokja Distribusi dan Cadangan Pangan DKPP Kabupaten Blitar, Nanda Ratno Santoso mengungkapkan, total stok beras di Kabupaten Blitar saat ini mencapai 11.877.750 kilogram.

Cadangan tersebut tersimpan di gudang Bulog Blitar dan didukung oleh stok di tingkat penggilingan yang mencapai kurang lebih 250 ton.

‎"Secara umum stok melimpah. Untuk beras, stok kita terdiri dari beras dalam negeri (DN) 2025 sebanyak 8,7 juta kilogram lebih dan beras HGL sebanyak 3,1 juta kilogram lebih. Selain itu, stok jagung kita juga kuat di angka 1,9 juta kilogram," ujarnya, Rabu (7/1/2026). 

‎Nanda merinci, dengan tingkat konsumsi masyarakat Kabupaten Blitar yang berada di kisaran 1.000 ton per bulan, cadangan beras dan telur ayam yang mencapai 12.670 ton saat ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan.

Secara teknis, ketersediaan di gudang saat ini setidaknya sangat aman untuk memenuhi permintaan pasar selama 3 bulan mendatang.

‎Selain beras dan telur, stabilitas pasokan protein hewani lainnya juga terjaga dengan baik.

Ketersediaan daging sapi dilaporkan aman untuk memenuhi kebutuhan hingga 6 bulan ke depan, sementara stok daging ayam broiler dipastikan mencukupi untuk 3 bulan mendatang.

‎Di sisi lain, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Blitar, Fauzia Laame menjelaskan, wilayah Kabupaten Blitar bukan wilayah yang rentan terhadap risiko kerawanan pangan.

"Hasil dari pemetaan FSVA tahun ini menunjukkan bahwa desa-desa di Kabupaten Blitar memiliki basis ketahanan yang kuat," ujarnya.

‎Hal ini dibuktikan dengan wilayah Kabupaten Blitar tidak masuk pada prioritas 1, 2, dan 3 yang merupakan wilayah dengan rentan pangan tinggi.

Dari hasil verifikasi data tersebut, desa-desa di Kabupaten Blitar didominasi oleh klasifikasi prioritas 4, 5, dan 6.

‎Kepastian melimpahnya stok pangan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasar serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

DKPP Kabupaten Blitar terus melakukan pemantauan rutin pada jalur distribusi guna memastikan surplus pangan ini tersalurkan dengan baik ke tingkat konsumen. (kho/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#telur #daging #Pemkab Blitar #beras #bahan pokok #DKPP Kabupaten Blitar #stok pangan