BLITAR KAWENTAR - Pelayanan kegawatdaruratan public safety center (PSC) 119 di Kota Blitar tetap aktif sepanjang 2025. Khususnya melalui layanan ambulans, dimana tercatat menangani ratusan permintaan dari masyarakat.
Kesiapan dan kesiapsiagaan petugas serta armada juga menjadi bagian dari pelayanan, khususnya pelayanan kegawatdaruratan.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Syaiful Kusmulyanta mengatakan, sepanjang 2025 lalu PSC 119 telah melayani 461 permintaan ambulans dengan total 503 korban.
“Panggilan tersebut berasal dari laporan masyarakat maupun melalui call center 112,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (7/1).
Menurut Syaiful, seluruh petugas PSC 119 selalu dalam kondisi siaga untuk merespon setiap panggilan atau laporan kegawatdaruratan yang masuk. Kecepatan dan ketepatan layanan menjadi prioritas utama demi keselamatan warga.
“Petugas selalu sigap memberikan pelayanan bagi masyarakat Kota Blitar. Bagi kami, setiap panggilan adalah untuk kehidupan,” ungkapnya.
Dia berharap ke depan sinergi antara petugas kesehatan, pemerintah, dan masyarakat, dapat terus terjaga agar pelayanan kesehatan, khususnya kegawatdaruratan, bisa semakin optimal dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Harapannya, kami dapat terus bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam mengupayakan kesehatan masyarakat sebagai yang utama,” tutupnya.(mg2/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah