Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pembangunan KKMP di Kota Blitar Ditarget Tuntas Maret 2026, Sejauh Mana Progresnya?

M. Subchan Abdullah • Senin, 12 Januari 2026 | 19:30 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BLITAR KAWENTAR - Pemerintah menargetkan pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) rampung serentak pada Maret 2026.

Target tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menetapkan penyelesaian pembangunan koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia pada periode yang sama.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Dinkop UKM Naker) Kota Blitar, Juyanto, mengatakan saat ini tahapan pembangunan infrastruktur KKMP di Kota Blitar berjalan di sejumlah kelurahan. Pembangunan tersebut meliputi gudang dan gerai yang diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan sekaligus pemasaran produk UMKM.

“Ya, pemerintah pusat menargetkan koperasi Merah Putih bisa tuntas serentak pada Maret 2026. Di Kota Blitar, pembangunan infrastrukturnya sudah berjalan sejak akhir tahun lalu agar target itu tercapai,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Secara nasional, pemerintah memperkirakan sebanyak 81 ribu koperasi Merah Putih dapat rampung dan difungsikan pada Maret 2026. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk mempercepat kesiapan fisik dan administratif di tingkat kelurahan.

Di Kota Blitar, pembangunan gudang dan gerai KKMP menjadi tahapan krusial dalam mendukung target tersebut.

Juyanto menyebut, setiap KKMP diwajibkan memiliki fasilitas penyimpanan dan gerai yang memadai agar aktivitas ekonomi kerakyatan bisa berjalan terkoordinasi.

“KKMP nantinya wajib memiliki gudang dan gerai. Ini penting supaya distribusi produk UMKM, logistik, dan pelayanan ekonomi masyarakat bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Dalam ketentuan pembangunan, setiap KKMP harus menyediakan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi. Dari luasan tersebut, sekitar 600 meter persegi digunakan untuk bangunan gudang dan gerai dengan ukuran kurang lebih 20x30 meter.

Sementara sisanya difungsikan sebagai area parkir serta tempat bongkar muat barang.

Menurut Juyanto, standar lahan ini ditetapkan untuk memastikan operasional koperasi berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan teknis di kemudian hari. Gudang dan gerai KKMP akan menjadi titik distribusi utama produk lokal di masing-masing kelurahan.

Baca Juga: Lengkap! Skuad Persija Jakarta BRI Super League 2025/2026 Putaran Kedua, Nilai Pasar Rizky Ridho Melejit Tajam

Terkait operasional koperasi setelah pembangunan rampung, Juyanto mengakui pihaknya belum menerima informasi resmi dari PT Agrinas Pangan Nusantara yang ditunjuk sebagai mitra program koperasi Merah Putih.

Meski demikian, hal tersebut tidak menghambat proses persiapan fisik yang saat ini terus dikebut.

“Untuk pengoperasian teknis dan skema kerja sama, kami masih menunggu petunjuk resmi. Tapi pembangunan infrastruktur tetap jalan agar Maret 2026 nanti KKMP sudah siap difungsikan,” pungkasnya.(mg2/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#KKMP #Koperasi Merah Putih #pemerintah #gerai #pembangunan #Koperasi Kelurahan Merah Putih #Kota Blitar