Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Setelah Tiga Tahun Menunggu Kejelasan usai Terbakar, Akhirnya Pasar Kesamben Blitar Mulai Dibangun

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 13 Januari 2026 | 10:54 WIB
PUSAT EKONOMI: Pasar Kesamben yang menjadi pusat perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar bagian timur dibangun hingga akhir 2026.
PUSAT EKONOMI: Pasar Kesamben yang menjadi pusat perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar bagian timur dibangun hingga akhir 2026.

BLITAR KAWENTAR – Pembangunan Pasar Kesamben yang terbakar tiga tahun lalu segera memasuki tahap pelaksanaan.

Proyek tersebut ditandai dengan kedatangan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui satuan kerja (Satker) Provinsi Jawa Timur ke Kabupaten Blitar untuk persiapan pembangunan pada minggu lalu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmadi mengatakan, kontrak pembangunan Pasar Kesamben telah ditandatangani pada 29 Desember 2025 lalu.

Dengan kontrak tersebut, proyek pembangunan pasar akan berlangsung selama satu tahun penuh.

“Kontrak sudah ditandatangani mulai 29 Desember kemarin sampai 29 Desember 2026. Jadi durasinya satu tahun. Meskipun pelaksananya pemerintah pusat, kami tetap melakukan pendampingan,” ujarnya.

Menurutnya, kedatangan tim dari Kementerian PUPR tersebut dalam rangka koordinasi awal atau persiapan sebelum pembangunan fisik dimulai.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal teknis terkait progres pekerjaan dan rencana tahapan pembangunan pasar. Bahkan sebagai rencana tindak lanjut akan dilakukan sosialisasi kembali kepada pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Kesamben.

Sosialisasi tersebut akan digelar di Kecamatan Kesamben dalam waktu dekat guna memastikan seluruh pihak memahami tahapan pembangunan yang akan berjalan.

“Mereka menyampaikan rencana-rencana yang akan dilakukan, termasuk perlunya pendekatan dan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat. Setelah it, akan dilakukan peletakan batu pertama dalam waktu dekat. Biasanya orang Jawa mencari hari baik. Nanti kami sesuaikan saja, termasuk selamatan,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama, Darmadi menyebut dilakukan dalam waktu dekat.

Namun, pelaksanaannya masih menunggu penentuan hari baik sesuai kearifan lokal masyarakat setempat. Kementerian dan dinas PUPR sudah siap sehingga tinggal menentukan harinya.

Baca Juga: Hearing Dengan DPRD, Empat Organisasi Pemerintah Desa Kabupaten Blitar Tuntut ADD Tak Turun

Darmadi menambahkan, Pasar Kesamben nantinya dibangun dengan konsep dua lantai. Bangunan pasar dirancang menggunakan sistem semi-basement. Tentu dengan konsep terbuka untuk mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Dengan dimulainya pembangunan Pasar Kesamben, fasilitas perdagangan di wilayah tersebut diharapkan semakin representatif dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Bangunannya dua lantai dengan konsep semi-basement dan sistem terbuka. Nantinya bisa lebih fleksibel untuk belanja dan parkir masyarakat,” pungkasnya.(jar/c1/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#blitar #pembangunan #Disperindag kabupaten blitar #terbakar #kebakaran #pasar kesamben