BLITAR KAWENTAR - Warga Desa Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, digegerkan peristiwa kebakaran sebuah mobil jenis MPV yang terjadi di jalan desa setempat, Minggu (11/1) siang.
Sebuah mobil Chevrolet Captiva berwarna hitam dilaporkan terbakar saat sedang melaju, diduga akibat korsleting listrik pada bagian ruang mesin.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar menjelaskan, insiden tersebut terjadi ketika mobil yang dikemudikan Arif Triwahono, 37, warga Desa/Kecamatan Ponggok, melintas di wilayah Desa Sumberjo.
Tanpa diduga, pengemudi melihat api tiba-tiba muncul dari bagian depan kendaraan. “Saat melewati TKP, pemilik mobil kaget tiba-tiba api membara dari bagian depan,” jelasnya.
Menyadari kondisi berbahaya tersebut, pengemudi segera menghentikan laju kendaraan di pinggir jalan.
Arif bersama lima orang penumpang yang berada di dalam mobil langsung keluar untuk menyelamatkan diri. Peristiwa itu sempat memicu kepanikan warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian.
Menurut AKP Samsul, api berhasil dipadamkan oleh warga dengan peralatan seadanya. Warga menyiramkan air menggunakan ember untuk mencegah kobaran api semakin membesar.
"Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pembasahan lanjutan guna memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil dan sebagian ruang kemudi dilaporkan hangus terbakar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar bagi pemilik kendaraan.
“Beruntung tidak ada korban jiwa. Tapi pemilik mobil mengalami kerugian sekitar Rp 80 juta,” tuturnya.
AKP Samsul menambahkan, sebelum kejadian, Arif diketahui baru saja menjemput saudaranya di Stasiun Kereta Api Kota Blitar dan tengah dalam perjalanan pulang menuju rumah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran mobil tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan kelistrikan.
“Dugaan penyebab kebakaran adalah adanya korsleting listrik di ruang mesin,” terang AKP Samsul. (kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah