BLITAR KAWENTAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat adanya tren penurunan angka kelahiran bayi yang cukup signifikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Berdasarkan rekapitulasi data tahunan, jumlah kelahiran di Kabupaten Blitar menunjukkan kecenderungan menurun secara konsisten sejak 2021 hingga akhir 2025.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Blitar, Miftakhul Huda mengungkapkan, jumlah kelahiran bayi di Kabupaten Blitar masih tercatat sebanyak 14.065 jiwa pada 2021.
Namun, angka tersebut terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2022, jumlah kelahiran menurun menjadi 13.028 jiwa.
"Tren penurunan tersebut berlanjut pada 2023 dengan total kelahiran tercatat 12.611 jiwa," jelasnya.
Penurunan semakin terlihat jelas dalam dua tahun terakhir. Pada 2024 tercatat ada 10.761 kelahiran dan angka tersebut kembali turun menjadi 10.291 jiwa berdasarkan data terbaru 2025.
Secara kumulatif, penurunan angka kelahiran selama periode 2021 hingga 2025 mencapai lebih dari 3.700 jiwa. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi Dinkes Kabupaten Blitar, terutama dalam penyusunan perencanaan layanan kesehatan masyarakat ke depan.
Dinkes menilai perubahan tren demografi ini perlu dicermati secara menyeluruh, khususnya yang berkaitan dengan layanan kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, dampaknya juga berpengaruh terhadap cakupan program imunisasi serta perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Miftakhul, penurunan angka kelahiran tersebut tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor dinilai berkontribusi. Salah satunya dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB), hingga perubahan pola pikir dan gaya hidup generasi muda.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kecenderungan usia pernikahan yang semakin bergeser ke usia lebih matang.
Selain itu, pertimbangan ekonomi dan kesiapan keluarga dalam merencanakan kehamilan dinilai juga berkontribusi terhadap adanya tren menurunnya angka kelahiran di Kabupaten Blitar.
Dinkes Kabupaten Blitar memastikan akan terus memantau perkembangan dinamika kependudukan ini secara berkala. "Kami akan terus melakukan pantauan terkait perkembangan dari data jumlah kelahiran di Kabupaten Blitar," tutupnya.(kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah