BLITAR KAWENTAR – Sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) atletik Kota Blitar menutup akhir 2025 dengan capaian positif.
Mereka berhasil menyumbangkan medali dalam ajang kompetisi level regional bertajuk East Java Youth and Kid’s Athletics Season 3 yang digelar di UNESA Surabaya pada akhir Desember 2025 lalu.
Raihan tersebut menjadi modal penting bagi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Blitar untuk menatap Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026.
Ketua PASI Kota Blitar, Nur Hidayat mengatakan, pada ajang tersebut pihaknya menerjunkan sedikitnya 18 atlet dari berbagai kelompok usia.
Mereka berasal dari jenjang pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Dari jumlah tersebut, delapan atlet berhasil naik podium dan membawa pulang medali.
“Alhamdulillah, dari 18 atlet yang kami turunkan, delapan di antaranya berhasil meraih medali. Ini hasil yang cukup menggembirakan di akhir 2025,” katanya, Sabtu (17/1/2026).
Dia menjelaskan, kompetisi yang digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PASI Jawa Timur itu merupakan agenda rutin tahunan.
Selain sebagai ajang prestasi, event tersebut juga menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet, baik dari sisi fisik maupun mental bertanding.
“Tujuan utama kompetisi ini untuk melihat sejauh mana kesiapan anak-anak, mental bertandingnya, fisiknya, sekaligus memetakan kekuatan lawan dari daerah lain,” jelasnya.
Menurutnya, ajang regional tersebut memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari persiapan menuju POPDA 2026 yang rencananya digelar di Kabupaten Ngawi.
Melalui kompetisi ini, atlet mendapat tambahan jam terbang sekaligus pengalaman menghadapi atmosfer pertandingan.
“Selain mengasah skill dan mental, tentu ini menambah jam terbang. Dari sini juga bisa terlihat apa saja yang masih kurang dan perlu dievaluasi,” ujarnya.
PASI Kota Blitar akan memberikan perhatian khusus kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.
Mereka akan masuk dalam prioritas pembinaan lanjutan dengan peningkatan porsi latihan.
“Kami akan terus memantau performa atlet. Porsi latihan akan ditingkatkan secara bertahap untuk mempersiapkan mereka menuju kompetisi yang lebih tinggi, terutama POPDA 2026,” tegasnya.(sub/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah