BLITAR KAWENTAR – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dalam mengembangkan potensi sektor pariwisata tidak setengah-setengah. Salah satunya dengan merenovasi Istana Gebang yang menjadi ikon wisata sejarah di Bumi Bung Karno.
Meski terkendala anggaran yang terbatas, pemkot berupaya menjadi cara lain agar program renovasi tetap berjalan.
Seperti renovasi Istana Gebang, pemkot mendapat dukungan bantuan dana dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur.
Proses renovasi tersebut telah berjalan sejak November 2025 dan ditargetkan rampung pada Juni atau saat momen Bulan Bung Karno.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati mengatakan, bantuan tersebut telah dikomunikasikan secara resmi kepada Wali Kota Blitar dan mendapat izin dari pemkot.
Setelah itu, renovasi dimulai sesuai dengan dokumen perencanaan yang sudah ditentukan.
“Ya, renovasi ini sudah mendapat lampu hijau dari wali kota dan langsung dieksekusi,” ujarnya, Minggu (18/1).
Menurut Rike, pengerjaan renovasi dimulai pada November tahun lalu dengan target penyelesaian pada Juni mendatang. Waktu penyelesaian tersebut direncanakan bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno.
”Nanti sekalian diresmikan pada momen Bulan Bung Karno tersebut. Teknisnya masih menunggu informasi lebih lanjut,” jelasnya.
Rike mengakui hingga kini nilai anggaran renovasi belum dapat dipastikan, mengingat seluruh pembiayaan bersumber dari bantuan pihak luar.
“Anggarannya belum bisa kami pastikan karena ini merupakan bantuan. Jadi, kami tidak bisa menjelaskan lebih jauh,” katanya.
Baca Juga: Cara Anak Muda Blitar Merawat Memori Bangunan Kuno Lewat Komunitas Gang-Gangan
Untuk diketahui, Istana Gebang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Blitar.
Istana Gebang adalah bangunan rumah masa kecil Soekarno, Presiden RI Pertama. Istana Gebang menyimpan sejarah tentang masa kecil dan perjuangan Bung Karno dan kini menjadi wisata edukasi.(mg2/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah