SANANWETAN, Radar Blitar- Target perluasan sasaran penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar mulai dibahas dinas terkait. Tak hanya jumlah siswa, tapi kalangan guru dan tenaga kependidikan juga menjadi target makan gratis.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, para guru dan tenaga kependidikan termasuk sasaran penerima manfaat MBG, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025.
“Salah satu sasaran penerima manfaat MBG sesuai Perpres Nomor 115 Tahun 2025 adalah guru atau tenaga kependidikan di sekolah,” kata Dindin, Senin (19/1).
Menurut dia, jumlah penerima manfaat dari kalangan guru nantinya berbeda di setiap sekolah, tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan yang ada. “Jumlahnya tergantung dari masing-masing sekolah, karena setiap sekolah kondisinya berbeda,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pendataan pegawai negeri khususnya guru dan tenaga kependidikan masih dapat dipantau secara terpusat. Namun, untuk sekolah swasta maupun tenaga pendukung lainnya, pendataan dilakukan oleh pihak sekolah. “Kalau pegawai negeri, datanya masih bisa kita pantau. Untuk sekolah swasta atau tenaga pendukung lainnya, itu berada di sekolah masing-masing,” jelasnya.
Saat ini, total penerima manfaat MBG di Kota Blitar tercatat sekitar 52 ribu orang. Jumlah tersebut dipastikan akan bertambah apabila dua sasaran tersebut turut dimasukkan sebagai penerima manfaat. “Sekarang jumlah penerima manfaat sekitar 52 ribu orang. Kalau ditambah guru, tentu jumlahnya akan lebih banyak,” tambahnya.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), jumlah guru di Kota Blitar mencapai 3.768 orang. Ke depan, pihak dinas bersama SPPG akan melakukan penataan ulang data penerima manfaat. “Kami akan menata ulang bersama SPPG, karena ada temuan kelebihan jumlah penerima manfaat. Ini perlu disesuaikan agar data lebih akurat,” pungkasnya. (mg2/c1/ady)