Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Proyek Pembangunan JLS Lot 3 Serang-Sumbersih di Blitar Hampir Rampung, Pemkab Beri Sinyal Pembukaannya

Satria Wira Yudha Pratama • Rabu, 21 Januari 2026 | 10:56 WIB
JLS Lot 3 Serang–Sumbersih Hampir Rampung. Siap Dibuka Februari 2026.
JLS Lot 3 Serang–Sumbersih Hampir Rampung. Siap Dibuka Februari 2026.

BLITAR KAWENTAR – Pembangunan jalur lintas selatan (JLS) Kabupaten Blitar terus dikebut. Ruas JLS Lot 3 yang menghubungkan Desa Serang dengan Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, kini telah mencapai progres 97 persen dan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada 16 Februari 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 JLS, Leo Aditya Mahardika mengatakan, secara fisik panjang jalan sepanjang 4,375 kilometer pada Lot 3 telah tersambung seluruhnya. Saat ini pekerjaan tinggal menyisakan tahap penyelesaian akhir. “Panjang jalannya sudah tuntas semua. Tinggal finishing, seperti pemasangan marka jalan di sisi tepi, setelah itu bisa 100 persen selesai,” ujarnya, saat kunjungan Bupati Blitar, kemarin (20/1).

Leo melanjutkan, ruas Serang–Sumbersih baru bisa dilewati masyarakat setelah pekerjaan dinyatakan rampung pada pertengahan Februari mendatang. Jalur tersebut diharapkan bisa langsung dimanfaatkan warga, khususnya untuk akses wisata. Setelah 16 Februari 2026, jalur ini sudah bisa digunakan warga, termasuk untuk menuju kawasan wisata seperti Pantai Peh Pulo.

Meski demikian, kelanjutan pembangunan JLS ke trase Desa Sumbersih–Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, masih terkendala ketersediaan lahan. Leo menyebut bahwa untuk melanjutkan pembangunan ke arah Desa Ringinrejo hingga tembus Serang–Sumbersih dibutuhkan lebar lahan sekitar 35 meter, sedangkan lahan yang tersedia saat ini baru sekitar 24 meter. “Rencananya, jika lahan tersedia, pembangunan bisa dilanjutkan sepanjang sekitar 13,5 kilometer. Tapi saat ini memang masih terkendala pembebasan lahan dari pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto yang meninjau langsung progres JLS mengapresiasi capaian pembangunan ruas tersebut. Menurutnya, progres pekerjaan tergolong cepat dengan kualitas hasil yang memuaskan. Berdasarkan informasi dari PPK, pembangunan JLS akan kembali dilanjutkan pada pertengahan tahun ini. Pemerintah pusat direncanakan mulai menggarap Lot 3A sepanjang 7,5 kilometer. “Insya Allah sekitar Juni 2026 dimulai lagi untuk Lot 3A. Harapannya, pembangunan JLS ini bisa terus berjalan lancar sampai tembus Malang di timur dan Tulungagung-Trenggalek di barat,” tuturnya.

Dia menegaskan, keberadaan JLS akan menjadi pembangkit utama pertumbuhan ekonomi di Blitar selatan. Selain membuka akses antarwilayah, JLS juga memperkuat konektivitas menuju berbagai potensi unggulan daerah. Tak hanya sebagai jalur penghubung, JLS kini juga mulai menjadi tujuan wisata tersendiri. Banyak warga lokal maupun luar daerah memanfaatkan jalur tersebut untuk menikmati panorama laut dan deretan pantai di sepanjang pesisir selatan Blitar. “JLS ini bukan sekadar jalur wisata, tapi sudah jadi tujuan wisata. Pantai-pantai yang dulu tersembunyi, sekarang terbuka aksesnya,” kata Rijanto.

Diketahui, total panjang JLS yang melintasi wilayah Kabupaten Blitar mencapai sekitar 62 kilometer. Hingga kini, sekitar dua pertiga ruas telah selesai dibangun. Jalur tersebut melintasi sejumlah pantai yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, seperti Serang, Pangi, Peh Pulo, Pudak, Tambakrejo, hingga Gayasan. Pemkab Blitar pun berkomitmen terus membenahi jalur-jalur penghubung atau sirip menuju pantai-pantai tersebut guna mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat pesisir. “Potensi Blitar selatan ini luar biasa. Wisata pantainya, pertanian, perkebunan tebu, semuanya akan terdongkrak. Dengan JLS, Blitar selatan akan bangkit dan tidak kalah dengan Blitar utara,” pungkasnya.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#wisata blitar selatan #Proyek Lot 3 #Pemkab Blitar #JLS blitar #pembangunan infrastruktur