BLITAR - Persija Jakarta tampaknya benar-benar mendapatkan durian runtuh setelah berhasil mengamankan tanda tangan bek sayap Timnas Indonesia, Shane Pattynama. Dalam sesi latihan perdana bersama skuad Macan Kemayoran, pemain diaspora ini langsung menunjukkan kelasnya dan mencuri perhatian rekan setim maupun jajaran pelatih. Kehadiran Shane Pattynama di Persija seolah memberikan suntikan energi baru bagi tim asuhan Carlos Pena tersebut.
Berlatih untuk pertama kalinya di lapangan latihan Persija, Shane tampak sangat percaya diri dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan atmosfer tim. Pemain yang lama berkarier di Eropa ini memperlihatkan visi bermain yang matang, kontrol bola yang rapat, serta keberanian dalam melakukan duel satu lawan satu. Pergerakan eksplosifnya di sisi lapangan membuat tempo latihan menjadi jauh lebih hidup dan kompetitif.
Aksi memukau Shane Pattynama di Persija ini tidak hanya membuat suporter berekspektasi tinggi, tetapi juga langsung dirasakan oleh rekan-rekan setimnya. Kematangan teknik yang ia bawa dari kompetisi luar negeri diharapkan mampu mendongkrak performa Persija di kompetisi Liga 1 musim ini. Berikut adalah fakta-fakta menarik dari sesi latihan perdana sang pemain diaspora tersebut.
Witan Sulaeman hingga Alano Jadi "Korban" Skill Shane
Momen paling menarik dalam sesi latihan tersebut terjadi saat Shane memamerkan skill individu tingkat tinggi. Witan Sulaeman, yang dikenal sebagai salah satu pemain lincah di Timnas maupun Persija, harus merasakan langsung kualitas Shane. Dalam simulasi permainan kecil, Witan dibuat terkecoh oleh gerakan tipuan sederhana namun sangat efektif yang diperagakan Shane.
Tak hanya Witan, pemain asing Persija, Alano, juga merasakan sulitnya menutup ruang gerak Shane Pattynama. Dengan tenang, Shane mampu melepas sentuhan cepat dan mengirimkan umpan akurat sebelum Alano sempat melakukan intersep. Aksi-aksi ini sempat mengundang reaksi kagum serta canda tawa dari para pemain lain, membuat suasana latihan menjadi sangat cair namun tetap profesional.
Adaptasi Kilat dan Kepuasan Pelatih
Pelatih Persija Jakarta dikabarkan sangat puas dengan apa yang ditunjukkan Shane Pattynama di hari pertamanya bergabung. Adaptasi kilat yang ditunjukkan Shane menjadi sinyal positif bahwa sang pemain siap diturunkan dalam waktu dekat. Shane terlihat aktif meminta bola dan berkomunikasi dengan rekan-rekan barunya, menunjukkan jiwa kepemimpinan meski berstatus sebagai pemain baru.
Harapan Tinggi Jakmania
Kehadiran pemain berpengalaman dari liga luar negeri seperti Shane diharapkan mampu menambah variasi serangan Persija, terutama dari sektor sayap. Dengan kualitas umpan crossing dan kemampuan bertahan yang solid, Shane Pattynama diprediksi akan menjadi sosok kunci dalam skuad Macan Kemayoran.
Jika konsistensi dan performa impresif ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Shane Pattynama akan segera menjadi idola baru bagi publik Jakmania. Penggemar kini tinggal menantikan debut resminya di lapangan hijau untuk melihat kontribusi nyata sang pemain dalam meraih poin penuh bagi Persija Jakarta.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama