Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dishub Kabupaten Blitar Siap Tambah Rute Baru Bus Sekolah Kanigoro-Wlingi Jika Hal Ini Terealisasi

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 29 Januari 2026 | 10:55 WIB
Usulkan Rute Kanigoro–Wlingi Jika Pengajuan Angkutan Pelajar Disetujui Kemenhub Bagian Rencana Pengembangan Layanan Bus Sekolah
Usulkan Rute Kanigoro–Wlingi Jika Pengajuan Angkutan Pelajar Disetujui Kemenhub Bagian Rencana Pengembangan Layanan Bus Sekolah

BLITAR KAWENTAR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar telah mengajukan permohonan angkutan pelajar kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai upaya memperkuat layanan transportasi bagi siswa di wilayah. Saat ini, dishub masih menantikan kepastian atau persetujuan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait pengajuan tersebut. Jika bisa direalisasikan, rute yang diusulkan meliputi Kanigoro–Talun–Selopuro–Wlingi serta Udanawu–Wonodadi–Srengat–Poluhan.


‎‎Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Blitar, Anik Yuanawati mengatakan, pengajuan tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan layanan bus sekolah yang disesuaikan dengan kebutuhan pelajar di daerah. “Pengajuan angkutan pelajar sudah kami sampaikan ke Kemenhub. Sekarang kami masih menunggu angin segar dari sana,” ujarnya saat dikonfirmasi.


‎‎Dalam pengajuan tersebut, Dishub Kabupaten Blitar telah menyiapkan rencana trayek bus sekolah baru yang menyasar sejumlah wilayah dengan potensi kebutuhan angkutan pelajar cukup tinggi. Rute yang diusulkan meliputi Kanigoro–Talun–Selopuro–Wlingi serta Udanawu–Wonodadi–Srengat–Poluhan. Trayek tersebut dirancang untuk menjangkau kawasan dengan sebaran sekolah yang cukup padat dan aktivitas pelajar yang tinggi.


‎‎Meski demikian, Anik menegaskan, realisasi layanan angkutan pelajar tetap akan disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan siswa di lapangan. Menurutnya, jumlah pengguna serta pola mobilitas pelajar masih perlu terus dipantau. “Kami masih melihat perkembangan siswa. Setiap wilayah punya karakteristik berbeda, termasuk gaya hidup dan kebiasaan pelajarnya,” jelasnya.


‎‎Ia menambahkan, perbedaan gaya hidup antarwilayah turut memengaruhi minat dan kebutuhan terhadap layanan bus sekolah. Oleh karena itu, dishub tidak ingin terburu-buru dalam menentukan skema operasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan kebiasaan masyarakat setempat.


‎‎Sementara menunggu kepastian dari Kemenhub, Dishub Kabupaten Blitar saat ini telah mengoperasikan empat unit bus sekolah. Armada tersebut digunakan untuk melayani angkutan pelajar pada rute yang sudah berjalan. Adapun untuk bus berukuran medium, Anik menyebutkan masih menunggu jadwal operasional yang direncanakan mulai April mendatang.


‎‎Dishub berharap persetujuan dari Kemenhub dapat segera turun sehingga layanan angkutan pelajar bisa diperluas dan lebih optimal. Dengan adanya bus sekolah, diharapkan mobilitas pelajar menjadi lebih aman, tertib, dan mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi di jalan raya.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#transportasi publik #Trayek Bus Sekolah #dishub kabupaten blitar #bus sekolah blitar #Angkutan Pelajar