BLITAR KAWENTAR - Kawasan Jalan Ir Soekarno yang dulu hanya berfungsi sebagai jalur lalu lintas biasa, kini telah bersolek menjadi area citywalk yang modern dan ramah pejalan kaki. Perubahan fisik ini memberikan napas baru bagi denyut nadi wisata malam di kota ini.
Aksesibilitas yang strategis menjadi nilai tambah utama. Kawasan ini sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun ojek. Kemudahan akses ini mendukung potensi jalan ini sebagai destinasi favorit baru. Apalagi, lokasinya juga berdampingan dengan kawasan Makam Bung Karno. "Konsep citywalk membuat kawasan ini lebih modern dan enak buat tempat nongkrong," ujar Irfan, salah satu pengunjung.
Daya tarik utama kawasan ini terletak pada kehadiran para pedagang angkringan. Keberadaan mereka dinilai bukan sekadar pengisi ruang, melainkan motor penggerak ekonomi kecil dengan harga yang terjangkau. Jika ditata di area khusus yang nyaman, hal ini justru menjadi magnet kuat bagi wisatawan. Sinergi antara infrastruktur modern dan budaya pedagang kaki lima ini dianggap sebagai langkah jitu bagi perkembangan ekonomi masyarakat.
Dengan penataan yang apik, Jalan Ir Soekarno kini bukan lagi sekadar jalan penghubung, melainkan ruang publik yang menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di waktu malam.(*)