BLITAR KAWENTAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai merilis kalender event 2026. Sejumlah event penting serta menjadi agenda rutin setiap tahun bakal tetap diselenggarakan meski di tengah efisiensi anggaran.
Tidak seperti tahun lalu yang dirilis secara lengkap mulai Januari hingga Desember, kalender event tahun ini tampaknya dirilis secara bertahap setiap bulan. Sebab, pemkot masih mematangkan rencana event bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengingat banyak anggaran yang dipangkas dampak kebijakan efisiensi.
“Saat ini kami masih terus koordinasi dengan OPD pengampu event-event terkait.
Sebab, anggaran berkurang banyak sehingga harus disesuaikan dengan kesiapan anggaran daerah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyo kepada Koran ini, kemarin (29/1).
Triman memastikan bahwa event-event besar tahunan tetap diselenggarakan meski terbatas. Pihaknya harus mengatur ritme event dengan baik meski anggaran terbatas. ”Intinya kami tetap berupaya agar roda ekonomi di daerah tetap bergerak. Dengan masyarakat tetap merasakan dampak positifnya, khususnya pelaku UMKM maupun pedagang kecil,” ungkapnya.
Adapun event-event daerah penting yang bakal dipastikan tetap digelar di antaranya Drama Kolosal Tentara PETA pada 14 Februari, rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Blitar pada April, Bulan Bung Karno, Bazar Blitar Djadoel hingga BEN Carnival. Sejumlah event tersebut merupakan event unggulan pemkot yang selama ini tak sekadar menggerakkan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).
Di pengujung Januari hingga Februari mendatang, pemkot telah merencanakan sejumlah event mulai skala lokal maupun regional. Di mulai dengan Sholawat Kebangsaan (30 Januari), Pagelaran Wayang Lincak dan Irama SAHE GIGS di Blitar Art Center (31 Januari), peringatan tahun Baru Imlek, Drama Kolosal PETA, Road Race (15 Februari), pawai songsong Ramadan, hingga pasar takjil dan bazar Ramadan (selama Ramadan).(*)