BLITAR KAWENTAR – Ratusan pelatih dari enam perguruan yang tergabung dalam Ikatan Pencak silat Indonesia (IPSI) Kota Blitar melakukan upgrading pada Sabtu (24/1). Tujuannya untuk meningkatkan standar pembinaan atlet demi prestasi ke depan.
Ada 130 pelatih dari enam perguruan anggota IPSI Kota Blitar. Rinciannya, Porsigal mengirim 8 pelatih, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 41 pelatih, Tapak Suci Putra Muhammadiyah 20 pelatih, Perisai Diri 13 pelatih, Persinas Asad 14 pelatih, serta Pagar Nusa 30 pelatih.
Peningkatan pelatih ini dipusatkan di Gedung Padepokan PSHT Cabang Blitar, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Ketua IPSI Kota Blitar, Miskan Hadi Prasetyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program kerja IPSI Kota Blitar dalam meningkatkan kualitas pelatih pencak silat.
Menurutnya, pelatih memiliki peran strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk meningkatkan kualitas, pengetahuan, dan kompetensi para pelatih. Harapannya, mereka mampu melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi di berbagai event ke depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait peningkatan kapasitas pelatih sekaligus sosialisasi peraturan pertandingan pencak silat nasional terbaru 2025.
Tidak hanya pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif dan praktik lapangan.
Hal itu bertujuan agar peserta mampu menerjemahkan materi yang disampaikan ke dalam program pembinaan atlet secara berkesinambungan di perguruan masing-masing.
Selain meningkatkan kualitas pelatih, upgrading ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarperguruan pencak silat di Kota Blitar.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar, baik bagi individu pelatih maupun organisasi, serta berdampak positif pada prestasi pencak silat Kota Blitar ke depan,” pungkasnya.(jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah