BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menargetkan pembangunan Sirkuit Sentul dapat mulai dikerjakan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 nanti. Saat ini, proyek tersebut masih pada tahap perencanaan dan proses persiapan lelang.
Memang pembangunan sirkuit ini sudah direncanakan cukup lama. Namun baru pada tahun anggaran ini bisa terealisasikan. Karena harapannya, arena balap itu bisa ikut menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kota Blitar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Heru Eko Pramono menegaskan, seluruh tahapan perencanaan dan proses pembangunan sirkuit sudah berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.
“Perencanaan saat ini sudah on the track. Harapannya, setelah proses lelang selesai, pekerjaan fisik bisa langsung dilaksanakan,” ungkapnya kepada Koran ini pada Jumat (30/1) lalu.
Dia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan diupayakan dapat dimulai setelah Lebaran pada Maret mendatang. Agar progres pekerjaan bisa berjalan optimal, tanpa terganggu faktor teknis maupun waktu.
“Setelah Lebaran kami usahakan sudah bisa dikerjakan,” tambahnya.
Terkait anggaran, Heru menyebutkan bahwa untuk kebutuhan dana pembangunan Sirkuit Bung Karno diperkirakan berkisar antara Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar.
Besaran anggaran tersebut menyesuaikan dengan luas dan skala pembangunan sirkuit yang memang dinilai bakal memakan anggaran yang cukup besar.
“Anggarannya diperkirakan sekitar Rp 3 sampai Rp 4 miliar, mengingat sirkuit ini luas dan membutuhkan penanganan yang cukup besar,” jelasnya.(bud/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah