Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Pemkab Blitar Tegaskan Proyek Pembangunan KDMP Tetap di Lingkungan SD Negeri Tlogo II

Fajar Ali Wardana • Senin, 2 Februari 2026 | 10:12 WIB
Tegaskan KDMP Tetap di SD 3 Ruangan Dialihfungsikan Persoalan Hanya Sebatas Miskomunikasi
Tegaskan KDMP Tetap di SD 3 Ruangan Dialihfungsikan Persoalan Hanya Sebatas Miskomunikasi

BLITAR KAWENTAR – Polemik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, memasuki babak baru. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Blitar menganggap hal itu hanya masalah kesalahpahaman. Kini KDMP tetap di lokasi SDN Tlogo II dengan mengorbankan tiga ruangan.


Kepala Dinas Diskopum Kabupaten Blitar Sri Wahyuni memastikan persoalan terkait polemik pembangunan KDMP di Desa Tlogo tersebut hanya sebatas miskomunikasi. Menurutnya, lokasi yang direncanakan tetap di sekolah dasar yang berada di depan kantor desa tersebut. “Kasus di Tlogo itu hanya miskomunikasi. Ruang yang digunakan sebenarnya masih ada, tapi memang perlu penggeseran dan perbaikan. Ada ruang bekas yang sebelumnya digunakan untuk perpustakaan dan ruang tari, sehingga perlu penataan ulang,” ujarnya saat ditemui beberapa hari lalu.


Sri melanjutkan, penggeseran ruang tersebut tetap memperhatikan keberlangsungan kegiatan pendidikan. Maka dari itu, untuk ruang perpustakaan, ruang tari, dan kepala sekolah dimungkinkan digeser ke belakang. Tentu perbaikan dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu proses belajar mengajar maupun aktivitas koperasi. “Pendidikan tetap harus jalan. Koperasi Merah Putih juga harus tetap jalan. Karena semua merupakan proyek strategis nasional. Tidak harus langsung bagus, yang penting bisa ditempati dulu, nanti ditata sambil berjalan,” tegasnya.


Sri Wahyuni menepis anggapan pembangunan KDMP di Desa Tlogo tertinggal dibanding desa lain. Menurutnya, pembangunan gerai memang tidak mungkin dilakukan secara serentak di seluruh desa. Diskopum Kabupaten Blitar terus mengebut pengembangan gerai KDMP di seluruh wilayah. Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan gerai koperasi menunjukkan perkembangan signifikan meski dilakukan secara bertahap.


Dari total 248 desa dan kelurahan, sebanyak 162 di antaranya sudah masuk tahap proses pembangunan gerai. Dari jumlah tersebut, 65 gerai telah beroperasional dan melayani masyarakat. “Alhamdulillah, dari 248 desa kelurahan, sudah 162 yang proses pembangunan. Yang sudah beroperasional saat ini ada 65 dan terus bertambah,” ujar Sri.


Dia menjelaskan, pembangunan gerai KDMP dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta pembagian tim pendamping di lapangan. Meski demikian, dia memastikan proses pembangunan terus berjalan dan jumlah gerai yang beroperasi akan terus meningkat. “Dengan keterbatasan SDM, kami membagi tim-tim pendamping. Yang penting prosesnya jalan dan jumlah gerai yang beroperasi terus bertambah,” jelasnya.


Sri juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpengurus koperasi, khususnya antar-KDMP. Hal itu dinilai menjadi kunci agar program strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal hingga ke tingkat desa. “Tidak bisa semua serentak. Dari 248 desa, 162 sudah berproses. Insya Allah sisanya menyusul. Yang penting ada perbaikan dan langsung action,” pungkasnya.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#diskopum kabupaten blitar #polemik lahan sekolah #Proyek Strategis Nasional #SDN Tlogo II #Koperasi Desa Merah Putih