Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Di 1 Abad NU, Wasekjen PP GP Ansor asal Blitar Ini Berharap Pengurus di Tingkat Daerah Tetap Kompak

M. Subchan Abdullah • Senin, 2 Februari 2026 | 10:32 WIB
Photo
Photo

BLITAR KAWENTAR - Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu dalam menjaga persatuan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara.


“Di usia satu abad, NU diharapkan tetap solid, kompak, dan konsisten mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika zaman,” kata Wasekjen Bidang Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat GP Ansor, Syauqul Muhibbin.


Menurutnya, NU merupakan organisasi besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perjalanan bangsa Indonesia. Sejak berdiri hingga kini, NU dinilai konsisten menjadi benteng persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam merawat keberagaman. “NU selama ini selalu menjadi perekat persatuan, mengokohkan NKRI di tengah-tengah perbedaan. Itu peran yang sangat penting dan harus terus dijaga,” tegasnya.


Syauqul juga mendorong seluruh pengurus dan kader NU agar terus bergerak dan berjuang membekali diri dengan kemampuan serta potensi yang dimiliki. Hal tersebut penting agar warga NU dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan memajukan bangsa dan negara di berbagai sektor.


Terkait dinamika internal yang belakangan muncul di tingkat pusat, Syauqul menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar dalam organisasi besar. Menurutnya, konflik merupakan bagian dari dinamika yang tidak bisa dihindari. “Saya yakin NU adalah organisasi yang sangat kuat. Terbukti sudah satu abad berdiri. Tidak terlalu rumit bagi NU untuk melepaskan hal-hal yang kurang baik seperti konflik,” ujarnya.


Dia memastikan, di tingkat bawah mulai PW hingga PC NU, kondisi organisasi tetap solid, ayem, dan kompak. Seluruh elemen NU di daerah terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi sekaligus masyarakat luas. “Insyaallah pengurus di tingkat bawah selalu baik-baik saja, kompak, dan tetap memberikan yang terbaik untuk NU, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#nahdlatul ulama #Syauqul Muhibbin #Dinamika NU #pembangunan nasional #Satu Abad NU