BLITAR – Peta kekuatan ekonomi sepak bola Indonesia mendadak gempar setelah raksasa global Unilever dikabarkan resmi menyuntikkan dana besar ke Persib Bandung. Masuknya kekuatan finansial baru ini mengubah status Maung Bandung menjadi klub sultan secara instan di jendela transfer paruh musim 2025-2026. Tidak tanggung-tanggung, manajemen kini tengah meluncurkan operasi transfer paling ambisius dalam sejarah kompetisi domestik demi menjaga martabat sebagai juara bertahan.
Berdasarkan perkembangan terbaru, fokus utama dalam Jadwal Proliga 2026 Putri dan geliat transfer bola sepak tanah air kini tertuju pada manuver Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia tersebut kabarnya telah menyodorkan daftar nama mewah yang siap diboyong ke Kota Kembang. Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah bintang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangun. Winger andalan Garuda tersebut dilaporkan mulai condong ke Persib Bandung menyusul minimnya menit bermain di klub kasta tertinggi Belgia, FCV Dender.
"Gelombang kepulangan pemain diaspora ke Indonesia belum akan berhenti. Status Persib sebagai tim juara dan stabilitas di bawah Bojan Hodak menjadi magnet yang lebih kuat ketimbang pesaing lainnya," tulis laporan internal klub. Jika kondisi cedera lututnya dinyatakan pulih 100 persen, kepindahan Ragnar akan menjadi salah satu transfer paling sensasional yang pernah terjadi di Liga 1, mengalahkan rumor keterkaitannya dengan Persija Jakarta sebelumnya.
Ambisi Persib tidak berhenti di Ragnar Oratmangun. Maung Bandung dikabarkan siap memecahkan rekor transfer domestik dengan membajak mesin gol Borneo FC, Mariano Peralta. Dengan nilai pasar mencapai Rp10,43 miliar, Persib berencana menebus sisa kontrak sang winger asal Argentina tersebut sebelum statusnya menjadi free transfer pada Juni mendatang. Kekuatan uang investor baru membuat negosiasi ini tampak mudah bagi manajemen PT Persib Bandung Bermartabat.
Selain sektor depan, lini belakang juga akan mendapat suntikan tenaga kelas dunia. Nama Terence Kongolo, mantan bek Timnas Belanda di Piala Dunia 2014, kini masuk dalam radar komunikasi intens. Pemain yang pernah mencicipi ketatnya Premier League bersama Fulham ini berstatus free agent. Membawa pemain berpengalaman Eropa dengan nilai pasar Rp9 miliar secara gratis dianggap sebagai masterclass transfer yang akan membuat lini pertahanan Persib mustahil ditembus lawan.
Di lini tengah dan menyerang, teka-teki pemilik nomor punggung 10 mulai terkuak. Marco Dugandzic, bomber Kroasia dengan nilai pasar fantastis Rp15,64 miliar, diproyeksikan menjadi predator baru. Koneksi Kroasia antara Dugandzic dan Bojan Hodak menjadi kartu AS bagi Persib untuk memenangkan persaingan dengan klub asal Thailand, Kwangsong FC. Jika kesepakatan tercapai, Dugandzic akan resmi menyandang gelar pemain termahal di Indonesia.
Tak hanya pemain asing, sektor kiper juga mengalami perombakan. Adam Perzbek dikabarkan akan segera dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta demi jam terbang. Sebagai gantinya, Persib membidik Cyrus Margono, kiper keturunan Amerika-Indonesia yang bersinar di Liga Kosovo. Dengan catatan empat clean sheet di Eropa, Cyrus diprediksi akan menjadi pesaing tangguh bagi Teja Paku Alam di bawah mistar gawang.
Operasi transfer besar-besaran ini membuktikan bahwa Persib Bandung tidak sedang bercanda dalam mengejar prestasi, baik di level nasional maupun internasional. Dukungan finansial dari Unilever memberikan ruang gerak tanpa batas bagi Bojan Hodak untuk membangun "Dream Team" yang ditakuti. Kini, Bobotoh tinggal menunggu pengumuman resmi dari masing-masing pemain untuk melihat wajah baru Maung Bandung yang lebih mengerikan.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama