Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Chidlfree Menurut Pengamat Sosial dan Dosen Komunikasi di Blitar: Tetap Empati dan Pilihan Harus Dihargai

M. Subchan Abdullah • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:15 WIB
Tingkatkan Empati, Pilihan Tetap Harus Dihargai
Tingkatkan Empati, Pilihan Tetap Harus Dihargai

BLITAR KAWENTAR - Apakah tekanan sosial terhadap pasangan yang memilih tidak punya anak dianggap sebagai bentuk intervensi ruang privat?
“Keputusan childfree sering kali membentur tembok tebal konstruksi sosial masyarakat Jawa.

Istilah tradisional, anak nggowo rejeki, hingga pakem perempuan harus manak, masak, macak, membuat pilihan childfree sebagai penyimpangan kodrat. Dalam masyarakat Jawa, anak adalah simbol harapan masa depan. Perempuan tanpa melahirkan sering dianggap tidak sempurna.

Inilah yang memicu tekanan sosial berupa sindiran hingga stigma negatif dari lingkungan. Secara sosiologi komunikasi, tekanan dari keluarga atau tetangga sebagai bentuk intervensi ruang privat melalui bahasa dan rasa bersalah.

Masyarakat perlu meningkatkan literasi dan empati. Pilihan hidup childfree adalah bentuk tanggung jawab moral atas keterbatasan diri. Tidak semua orang siap menjadi orang tua dan itu harus dihargai.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#budaya jawa #Sosiologi Komunikasi #Intervensi Ruang Privat #childfree #Literasi Empati