BLITAR KAWENTAR - Memperingati Hari Cinta Tanah Air setiap 14 Februari, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menggelar drama kolosal Perjuangan PETA Blitar.
Tahun ini, pementasan mengusung tema Alap-Alap Daidan PETA Blitar, sebuah simbol keberanian pasukan PETA Blitar yang tangguh layaknya burung elang.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati mengungkapkan, pementasan yang melibatkan pelajar hingga mahasiswa ini bertujuan strategis menanamkan nilai nasionalisme.
Pemilihan tanggal 14 Februari juga dimaksudkan untuk mengalihkan euforia negatif Hari Kasih Sayang atau Valentine Day ke kegiatan yang lebih patriotik.
"Kami ingin anak muda tidak sekadar tahu sejarah, tapi meresapi semangat rela berkorban. Di era disrupsi digital, mereka dibombardir budaya luar yang membuat narasi masa lalu dianggap membosankan. Inilah cara kami melestarikan sejarah agar tetap relevan," tegasnya.
Menurut Rike, penetapan Hari Cinta Tanah Air melalui drama ini adalah benteng pertahanan karakter bangsa.
Dengan keterlibatan langsung sebagai pemeran, generasi muda diharapkan memiliki rasa bangga dan solidaritas yang kuat sebagai pengingat warisan budaya serta nilai-nilai Pancasila dari masa ke masa. (sub/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah