BLITAR KAWENTAR – Kembali pengendara motor meregang nyawa setelah tertemper Kereta Api (KA) Singasari. Kejadian nahas itu terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, pada Rabu (11/2) sore. Korban diketahui bernama Andik Cahyono, 35, warga Kecamatan Nglegok.
Informasi yang diterima Koran ini, korban diduga tengah menggunakan telepon genggam saat kejadian sehingga kurang memperhatikan kondisi sekeliling, termasuk ketika KA yang kebetulan lewat.
Baca Juga: Kejutan Deadline Day Bursa Transfer Januari: Maarten Paes Resmi Gabung Ajax, Benzema ke Al Hilal Penuh Drama
Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno menjelaskan, kecelakaan terjadi karena korban diduga tidak menyadari adanya KA yang melaju dari arah timur.
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban terlihat sedang menelepon saat mengendarai sepeda motor Honda Verza dan melintasi persilangan rel dari arah selatan menuju utara. “Keterangan saksi mata, korban sedang asyik menelepon ketika melintasi rel,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (12/2).
Pada waktu bersamaan, KA Singasari yang berangkat dari Stasiun Blitar tengah melaju ke arah Stasiun Tulungagung dengan tujuan akhir Stasiun Pasar Senen.
Benturan keras tidak dapat dihindari sehingga korban beserta sepeda motornya terseret hingga 30 meter dari titik awal tabrakan.
Menyikapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Blitar Kota bersama dinas perhubungan, serta pemerintah desa setempat sempat mengambil langkah untuk menutup perlintasan.
Namun, kebijakan itu menuai keberatan dari warga sekitar. (kho/c1/ady)