Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Banyak Lubang Mengancam Keselamatan Pengendara di Sepanjangg Jalan Desa Bangsri Blitar

Akhmad Nur Khoiri • Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:35 WIB

‎AWAS: Warga setempat memasang peringatan rawan kecelakaan di sekitar lokasi jalan rusak di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok.
‎AWAS: Warga setempat memasang peringatan rawan kecelakaan di sekitar lokasi jalan rusak di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok.

BLITAR KAWENTAR – Kondisi jalan di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, kembali dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Kerusakan terjadi di Jalan Raya Bangsri II yang berada di sisi utara Jalan Raya Bangsri I.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan yang mengalami kerusakan memiliki panjang sekitar 450 meter dan dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

‎‎Salah satu pengendara, Ali Imron mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak dan belum mendapatkan perbaikan yang tuntas.

Menurutnya, aspal jalan sebenarnya sempat dilakukan penambalan, tetapi tidak bertahan lama dan kembali berlubang. “Panjang jalan yang rusak ini sekitar 450 meter,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

‎Dia menambahkan, kerusakan jalan terlihat jelas karena lubang-lubang menganga di sejumlah titik.

Bahkan, bekas tambalan aspal yang sebelumnya dilakukan kini sudah rusak kembali.

“Kalau dilihat, aspalnya itu sebenarnya sudah pernah ditambal, tapi sekarang berlubang lagi. Tambalannya tidak kuat,” katanya.

‎Kondisi tersebut mendorong warga setempat melakukan upaya swadaya demi mengurangi risiko kecelakaan.

Sejumlah lubang di badan jalan ditutup menggunakan keset agar pengendara lebih waspada dan mengurangi potensi terperosok.

“Beberapa lubang ditutup pakai keset oleh warga sini. Itu supaya pengendara tahu kalau di situ berlubang,” jelas Ali.

‎Selain itu, warga juga memilih memasang spanduk peringatan di sekitar jalan rusak. Spanduk bertuliskan peringatan rawan kecelakaan dipasang sebagai bentuk peringatan dini bagi pengendara yang melintas, terutama pada malam hari atau saat hujan.

Baca Juga: Manchester United Vs Tottenham 2-0: Skema Set Piece Bruno Fernandes dan Taktik Michael Carrick Hancurkan Kutukan Spurs

“Warga akhirnya pasang spanduk rawan kecelakaan, karena memang sering ada pengendara yang hampir jatuh,” ungkapnya.

‎Ali berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.

Menurutnya, perbaikan permanen sangat dibutuhkan, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas warga sehari-hari di Desa Bangsri. (kho/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#keselamatan #pengendara #berlubang #jalan rusak #bangsri #ruas jalan #nglegok