JAKARTA - Hasil BRI Super League 2026 pekan ke-21 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik yang memengaruhi peta persaingan klasemen sementara. Rangkaian laga Sabtu, 14 Februari tahun 2026, menunjukkan dominasi beberapa tim papan atas sekaligus ketatnya perebutan posisi di zona degradasi.
Dalam hasil BRI Super League 2026, kemenangan meyakinkan diraih Malut United FC setelah menumbangkan Persijap Jepara dengan skor telak 4-0. Malut United tampil agresif sejak menit awal dan mampu memanfaatkan kelemahan lini pertahanan lawan untuk mencetak gol demi gol. Kemenangan ini membuat mereka semakin kokoh bersaing di papan atas klasemen.
Pertandingan lain juga memperlihatkan kemenangan penting Semen Padang FC yang berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0. Tambahan tiga poin ini menjadi sangat krusial bagi Semen Padang yang sedang berjuang keluar dari ancaman zona degradasi.
Duel Sengit Berakhir Imbang
Pertandingan antara Persis Solo menghadapi Madura United FC berlangsung ketat sejak babak pertama. Kedua tim tampil menyerang dan saling mencetak gol hingga laga berakhir imbang 2-2. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Hasil imbang juga terjadi saat Persik Kediri menjamu PSIM Yogyakarta. Kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan intensitas tinggi hingga skor akhir 2-2. Tambahan satu poin membuat posisi kedua tim masih relatif aman di papan tengah klasemen.
Sementara itu, hasil kurang maksimal harus diterima PSM Makassar setelah kalah 0-2 dari Dewa United FC. Kekalahan tersebut membuat PSM semakin tertekan di papan bawah klasemen dan harus segera bangkit pada pertandingan selanjutnya.
Persaingan Klasemen Semakin Ketat
Dalam klasemen sementara, Persib Bandung masih memimpin dengan raihan 47 poin. Konsistensi performa menjadi kunci keberhasilan Persib mempertahankan posisi puncak hingga pekan ke-21.
Persib terus dibayangi Borneo FC Samarinda yang menempati posisi kedua dengan 46 poin. Selisih satu poin membuat persaingan perebutan gelar juara diprediksi berlangsung ketat hingga akhir musim.
Di posisi ketiga terdapat Persija Jakarta dengan 41 poin. Sementara Malut United FC menempati peringkat keempat dengan 40 poin, diikuti Persebaya Surabaya di posisi kelima dengan 35 poin.
Di papan bawah, Persis Solo masih berada di posisi terbawah dengan 12 poin. Persijap Jepara dan Semen Padang FC juga masih berada dalam tekanan zona degradasi, membuat persaingan untuk bertahan di kasta tertinggi semakin panas.
Perebutan Gelar Top Skor Semakin Sengit
Dalam daftar pencetak gol terbanyak, Maxwell Souza dari Persija Jakarta memimpin dengan torehan 12 gol. Ia unggul atas Luan Delberto dari Arema FC serta Mariano Peralta dari Borneo FC yang masing-masing mengoleksi 10 gol.
Posisi berikutnya ditempati Ciro Alves dan David Da Silva dari Malut United FC yang juga tampil konsisten sepanjang musim. Persaingan ketat antar striker diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir kompetisi.
Pada kategori assist, Mariano Berta memimpin daftar dengan delapan assist. Ia dibayangi Raiko Medina dan Ezra Walian yang masing-masing mencatat kontribusi signifikan bagi timnya.
Sementara dalam statistik penjaga gawang, Nadeo Argawinata dari Borneo FC menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak dengan 78 save. Sedangkan Mike Hopimizer dari Bali United FC mencatat 75 penyelamatan sepanjang musim.
Jadwal Laga Berikutnya
Kompetisi akan berlanjut dengan pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC. Duel ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi klasemen.
Memasuki fase krusial kompetisi, setiap pertandingan dipastikan memiliki pengaruh besar terhadap peluang tim meraih gelar juara maupun bertahan di Liga 1. Konsistensi performa dan mental bertanding akan menjadi faktor penentu bagi setiap klub dalam menghadapi sisa musim kompetisi.
Persaingan BRI Super League musim 2026 pun semakin menarik untuk disaksikan. Dengan selisih poin yang tipis di papan atas serta ketatnya perebutan zona aman, setiap laga dipastikan akan menghadirkan drama dan kejutan baru.
Editor : Novica Satya Nadianti