Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Badai Cedera Hantam Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Putar Otak Tanpa Tiga Striker Murni Jelang Duel Kontra Bhayangkara FC di GBT

Natasha Eka Safrina • Minggu, 15 Februari 2026 | 15:30 WIB

Persebaya Surabaya pincang lawan Bhayangkara FC! Tanpa Ernando Ari dan Malik Risaldi, intip racikan darurat Bernardo Tavares demi amankan poin di GBT.
Persebaya Surabaya pincang lawan Bhayangkara FC! Tanpa Ernando Ari dan Malik Risaldi, intip racikan darurat Bernardo Tavares demi amankan poin di GBT.

SURABAYA - Menjelang laga pekan ke-21 Super League 2025-2026, Persebaya Surabaya tengah diuji oleh situasi sulit. Tim berjuluk Bajul Ijo ini dipastikan tampil pincang saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu malam. Krisis pemain depan menjadi tajuk utama setelah tiga penyerang andalan dilaporkan harus menepi akibat cedera.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya tidak berada dalam kondisi 100 persen. Nama-nama seperti Mihailo Perovic, Bruno Paraiba, dan Malik Risaldi dipastikan absen karena masih dalam tahap pemulihan. Situasi ini membuat stok lini depan menipis, hingga bangku cadangan pun sangat minim opsi penyerang murni untuk diandalkan sebagai pendobrak.

Meski diterjang badai cedera, Persebaya Surabaya tetap membawa modal kepercayaan diri tinggi. Tim kebanggaan warga Kota Pahlawan ini memegang rekor impresif dengan 13 laga tak terkalahkan di liga. Catatan gemilang tersebut menempatkan Bajul Ijo di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 35 poin, menjaga asa dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.

Baca Juga: Berita Persija Jakarta Hari Ini: Gustavo Almeida Pasang Target Menang di Bali, Isu Transfer Harrison Reed hingga Curhat Rio Matsumura Mengemuka

Karakter Tim Tetap Jadi Senjata Utama

Menghadapi keterbatasan skuad, Bernardo Tavares menegaskan tidak akan mengubah filosofi permainan tim secara radikal. Pelatih asal Portugal itu meminta anak asuhnya untuk tetap bermain sesuai karakter asli yang telah dibangun sejak awal musim. Menurutnya, stabilitas tim terletak pada keberlanjutan taktik yang sudah berjalan baik dalam beberapa laga terakhir.

"Kami perlu bermain sesuai karakter pemain yang kami miliki. Bukan karena lawan A atau B lalu kita mengubah terlalu banyak hal," tegas Tavares dalam konferensi pers di Surabaya. Namun, ia juga menyoroti aspek yang wajib diperbaiki, yakni transisi bertahan dan fokus pemain. Bhayangkara dinilai sangat berbahaya lewat serangan balik cepat dan kemampuan menembak jarak jauh para pemain barunya.

Tavares mengakui kekuatan lawan kini jauh lebih solid setelah mendatangkan banyak pemain berpengalaman. Untuk meredam serangan lawan, ia menuntut disiplin tinggi agar tidak memberikan ruang tembak di dekat area penalti. Dukungan penuh Bonek dan Bonita di Stadion GBT pun disebutnya sebagai faktor non-teknis yang sangat krusial untuk membangkitkan moral tim.

Baca Juga: Konvoi Bobotoh Usai Persib vs Persija 1-0 Bikin Bandung Macet Total, Pesta Kembang Api di GBLA Viral

Rian Ardiansyah dan Mujtaba Akbar Jadi Puzzle Terakhir

Di tengah krisis pemain, manajemen Persebaya Surabaya resmi mengumumkan dua amunisi baru sebagai penutup pergerakan di bursa transfer paruh musim. Rian Ardiansyah dan Ahmad Mujtaba Akbar dipastikan menjadi kepingan terakhir skuad racikan Tavares. Rian Ardiansyah, winger berpengalaman eks PSIS Semarang, diharapkan menjadi solusi alternatif di lini serang.

Selain pemain senior, Tavares juga mempromosikan talenta muda dari Elite Pro Academy, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar. Bek kiri berusia 18 tahun ini dipersiapkan untuk merasakan atmosfer tim utama. Kehadiran kombinasi pemain kaya pengalaman dan darah muda ini diharapkan mampu menambal lubang yang ditinggalkan para pemain yang sedang cedera atau sakit.

Mengandalkan Kreativitas Sayap: Bruno Moreira dan Gali Freitas

Tanpa kehadiran tiga striker utama, tumpuan serangan Bajul Ijo diprediksi akan bergeser ke sektor sayap. Bernardo Tavares kemungkinan besar akan mengandalkan Bruno Moreira dan Gali Freitas sebagai motor serangan utama. Kedua pemain ini diharapkan mampu menjalankan peran lebih fleksibel, tidak hanya menyisir sisi lapangan tetapi juga menusuk ke kotak penalti lawan.

Baca Juga: Kericuhan Suporter Usai Persib vs Ratchaburi FC Viral, Kekalahan 0-3 di AFC Champions League 2 Bikin Maung Bandung Terancam

Gelandang Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, menyatakan bahwa seluruh pemain sudah siap tempur demi mengamankan tiga poin. Pemain yang akrab disapa Rian ini menambahkan bahwa kehadiran Tavares telah membawa motivasi baru bagi rekan-rekannya. "Intinya besok kita berjuang untuk kemenangan. Coach datang membawa semangat baru," tegas Rian yang juga merupakan putra dari legenda Bejo Sugiantoro tersebut.

Kunci kemenangan Persebaya di laga besok malam terletak pada efektivitas penyelesaian akhir dan kedisiplinan transisi dari menyerang ke bertahan. Jika mampu tampil fokus sejak menit awal, rekor tak terkalahkan Bajul Ijo diprediksi akan terus berlanjut sekaligus membuka jalan menembus papan atas klasemen Super League.

Editor : Natasha Eka Safrina
#gelora bung tomo #Super League 2026 #Bernardo Tavares #persebaya surabaya #bonek bonita