Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kemenag Kabupaten Blitar Siapkan Dua Lokasi Ini untuk Rukyatul Hilal Melihat Masuknya Awal Ramadan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 16 Februari 2026 | 16:13 WIB
TUNGGU KEPUTUSAN: Rukyatul hilal tahun lalu di Bukit Banjarsari, Kecamatan Wonotirto.
TUNGGU KEPUTUSAN: Rukyatul hilal tahun lalu di Bukit Banjarsari, Kecamatan Wonotirto.

BLITAR KAWENTAR – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar menyiapkan dua lokasi untuk pelaksanaan rukyatul hilal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17/2) sore.

Dua titik itu berada di Bukit Banjarsari, Desa/Kecamatan Wonotirto, dan rooftop RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Blitar, Mun’im Sufufi mengatakan, penentuan dua lokasi ini dilakukan setelah mempertimbangkan faktor geografis serta hasil survei lapangan. Bukit Banjarsari kembali dipilih karena dinilai memiliki posisi yang strategis dan minim hambatan visual untuk pengamatan hilal.

“Lokasi pertama sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni di Bukit Banjarsari Kecamatan Wonotirto. Secara geografis dinilai cocok untuk melihat hilal dan aman untuk melakukan kegiatan ini,” ujarnya.

Mun’im melanjutkan, pihaknya juga menyiapkan alternatif lokasi di rooftop RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Titik ini dipilih setelah melalui tiga kali survei untuk memastikan kelayakan pandangan ke arah ufuk barat.

Tidak hanya itu, lokasi ini dipilih karena merupakan gedung tinggi sehingga bisa dimanfaatkan untuk melihat kondisi bulan. Pada hari pelaksanaan, tim rukyatul hilal dibagi menjadi dua kelompok.

Tim utama akan bertugas di Bukit Banjarsari, sementara tim kecil dari Kemenag ditempatkan di RSUD Ngudi Waluyo.

“Untuk pertama kalinya, Kemenag akan membagi dua tim untuk penentuan hilal ini. Tentu harapannya dapat menghasilkan rekomendasi yang cocok untuk pemerintah pusat,” ungkapnya.

Pembagian tersebut dilakukan agar proses pengamatan dapat berjalan lebih efektif.

Terlebih, tim di RSUD juga harus melakukan koordinasi dengan pengadilan agama (PA) serta mengurus perizinan atau rekomendasi dari Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur dalam waktu yang cukup terbatas.

Dengan dua titik pengamatan, diharapkan hasil rukyatul hilal bisa saling melengkapi dan memberikan data yang lebih akurat.

Kemenag Kabupaten Blitar pun optimistis pelaksanaan pengamatan hilal tahun ini berjalan lancar dan sesuai prosedur. Tentu juga mengajak akademisi untuk bersama mengamati momen ini.

“Tim di RSUD sifatnya lebih kecil karena harus mempersiapkan koordinasi dengan PA dan rekomendasi dari kanwil. Waktunya cukup mepet, jadi kami bagi agar lebih fokus,” pungkasnya.(jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#RSUD ngudi waluyo Wlingi #blitar #rukyatul hilal #kemenag kabupaten blitar #awal ramadan #Bukit Banjarsari #wonotirto