MALANG - Arema FC kembali menunjukkan taringnya di Super League 2025/2026. Arema FC sukses meraih kemenangan ketiga secara beruntun setelah menundukkan Semen Padang FC dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Hasil Arema FC vs Semen Padang ini menjadi bukti konsistensi performa Singo Edan di putaran kedua. Tambahan tiga poin membuat Arema FC perlahan tapi pasti merangsek naik ke papan tengah klasemen sementara Super League 2025/2026.
Dalam laga yang berlangsung penuh determinasi itu, tiga gol Arema FC dicetak oleh Joel Vinicius pada menit ke-29 dan 58, serta satu gol Gustavo Franca pada menit ke-52. Kombinasi efektivitas lini depan dan solidnya pertahanan menjadi kunci kemenangan telak tersebut.
Tiga Kemenangan Beruntun, Arema FC Bangkit
Kemenangan atas Semen Padang memperpanjang tren positif Arema FC menjadi tiga laga beruntun tanpa kekalahan. Sebelumnya, tim asuhan Marcos Santos juga mencatat hasil impresif saat menghadapi lawan-lawan berat.
Kini, Arema FC menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 30 poin dari 21 pertandingan. Posisi ini menjadi angin segar setelah sempat tertahan di papan bawah pada awal musim.
Performa Joel Vinicius menjadi sorotan utama. Striker asing tersebut tampil tajam dan klinis dalam memaksimalkan peluang. Sementara Gustavo Franca kembali menunjukkan kontribusinya sebagai pemain yang mampu hadir di momen penting.
Pelatih Marcos Santos pun mendapat apresiasi atas racikan taktiknya. Ia dinilai mampu menjaga konsistensi permainan tim di tengah tekanan untuk tampil stabil sepanjang putaran kedua.
Semen Padang Makin Tertekan di Zona Degradasi
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang FC. Klub asal Sumatera Barat itu kembali gagal keluar dari jerat zona degradasi.
Dengan koleksi 15 poin, Semen Padang kini tertahan di posisi ke-16 klasemen. Situasi ini membuat tekanan terhadap tim pelatih semakin besar untuk segera menemukan formula terbaik demi menyelamatkan tim dari ancaman turun kasta.
Lini pertahanan yang kurang solid serta minimnya efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika ingin bertahan di Super League musim depan.
Dukungan Aremania Jadi Energi Tambahan
Selain performa tim di atas lapangan, faktor dukungan suporter juga menjadi sorotan. Aremania diharapkan kembali memenuhi Stadion Kanjuruhan untuk memberikan energi positif secara langsung kepada tim.
Atmosfer biru di Kanjuruhan kerap disebut sebagai “pemain ke-12” bagi Arema FC. Dukungan langsung ribuan suporter diyakini mampu membakar semangat para pemain untuk tampil lebih ngotot dan edan.
Terbukti, meski berada dalam tekanan pada beberapa laga sebelumnya, Arema FC justru mampu mengamankan kemenangan penting. Jika dukungan penuh kembali mengalir di setiap laga kandang, peluang Singo Edan untuk terus merangkak naik di klasemen semakin terbuka lebar.
Marcos Santos pun dituntut menjaga konsistensi performa anak asuhnya. Tak ada alasan bagi Arema FC untuk menurun di fase krusial kompetisi ini. Momentum tiga kemenangan beruntun harus dijaga demi membuka peluang finis lebih tinggi di akhir musim.
Dengan komposisi skuad yang mulai solid, lini depan yang produktif, serta dukungan Aremania yang berpotensi kembali membiru di Stadion Kanjuruhan, Arema FC tampak siap melanjutkan tren positifnya.
Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Singo Edan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam perburuan posisi papan atas Super League 2025/2026.
Editor : Dyah Wulandari