Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Keberanian Warga Blitar Ini Tak Boleh Ditiru Sembarangan, Hidup Berkawan dengan Tawon Vespa di Rumah

Saifullah Muhammad Jafar • Rabu, 18 Februari 2026 | 12:15 WIB
Tak Butuh Ilmu atau Jampi Khusus, Dianggap ”Anak Angkat” Bagi kebanyakan orang, mendengar dengungan tawon vespa sudah cukup membuat bulu kuduk berdiri. Sengatannya dikenal mematikan.
Tak Butuh Ilmu atau Jampi Khusus, Dianggap ”Anak Angkat” Bagi kebanyakan orang, mendengar dengungan tawon vespa sudah cukup membuat bulu kuduk berdiri. Sengatannya dikenal mematikan.

BLITAR KAWENTAR - Pria yang akrab disapa Alang atau Cak Rul ini justru hidup berdampingan dengan serangga mematikan tersebut.

Di teras rumahnya yang sehari-hari berfungsi sebagai bengkel las, puluhan sarang tawon vespa menggantung tenang.


Sembari memercikkan api las dan memotong besi, Nurul bekerja ditemani tawon-tawon yang dia sebut sebagai "anak angkat" itu. ”Ini memang sengaja saya gantung biar mudah saya lihat dan ajak interaksi,” akunya tersenyum.


Ketertarikan Nurul bermula dari rasa iba. Jika dulu semasa muda, dia kerap memburu tawon untuk dikonsumsi, kini justru menjadi penyelamat.

Dia sering diminta tolong warga untuk mengevakuasi sarang tawon yang meresahkan. Alih-alih dimusnahkan atau dibakar, sarang-sarang itu justru dibawa pulang dengan hati-hati, lalu digantung di teras bengkelnya agar tawon tersebut bisa tetap hidup.


“Niat saya cuma satu, menyelamatkan. Manusia itu sering kali serakah, sedikit-sedikit hewan dimusnahkan karena dianggap bahaya.

Padahal kalau tidak diusik, mereka juga tidak akan menyerang,” ujar pria berjanggut putih itu.


Uniknya, Nurul mengaku tidak memiliki ilmu kebal atau jampi-jampi khusus. Modalnya hanya keberanian, keyakinan pada Tuhan, dan pendekatan "ikatan batin".

Dia percaya, jika diperlakukan dengan tulus, hewan seganas apa pun bisa diajak berinteraksi.

Bahkan, dia kerap menyapa tawon-tawon itu setiap pagi. ”Gak ada mantra atau ilmu apa pun. Cuma yakin saja. Kalau tidak diganggu justru tawon ini tidak akan balik menyengat,” tuturnya.


Melalui hobi uniknya ini, Nurul berharap generasi muda tidak hanya sibuk dengan gawai, tetapi juga peduli pada kelestarian alam.

Baginya, menyelamatkan satu spesies kecil adalah langkah awal menjaga keseimbangan bumi yang mulai rusak oleh ulah manusia.

”Pesan saya jangan sibuk pegang gawai, sementara alam tidak diperhatikan,” tegasnya. (*/c1/ady)

 

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#tawon vespa affinis #Bengkel Las Blitar #Penyelamat Tawon Vespa #Hobi Unik Blitar #Nurul Cak Rul