BLITAR KAWENTAR - Tak terasa sudah setahun Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dipimpin Wali Kota Syauqul Muhibbin dan Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba.
Tentu banyak capaian dan perubahan diberikan oleh duet pemimpin muda ini, baik dari berbagai kebijakan maupun pembangunan untuk mewujudkan Kota Blitar yang Maju, Sehat, dan Sejahtera, Menuju Kota Masa Depan.
Awal 2026 harus dihadapi dengan kondisi serba ketat. Kebijakan efisiensi anggaran harus dilakukan karena pemangkasan dana transfer ke daerah ini membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian program dan berbagai kegiatan.
“Saat ini, kami masih fokus pada penataan pelayanan di berbagai bidang, ya rumah sakit, penanganan banjir, sambil melakukan program pembangunan yang memang mengedepankan pada kemanfaatan dan kesejahteraan serta bisa dirasakan langsung masyarakat,” ungkap Mas Ibin, sapaan akrab Wali Kota Syauqul Muhibbin.
Selain itu, program-program yang ada juga terus dievaluasi untuk kemudian diprioritaskan pada keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satunya dengan mengidentifikasi kembali berbagai aset daerah yang potensial untuk dikembangkan sehingga mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah.
“Program-program yang ada benar-benar diukur sesuai dengan kemanfaatannya kepada masyarakat. Untuk menggali pendapatan daerah, dicoba memaksimalkan aset yang dimiliki oleh daerah, seperti sirkuit Sentul,” ungkapnya.
Menurut dia, mewujudkan aspirasi masyarakat merupakan tugas seluruh elemen pemerintahan, termasuk kepala daerah. Ketika aspirasi-aspirasi warga itu terealisasi tentu menjadi prestasi tersendiri.
”Terus terang, prestasi sebenarnya itu ya bisa merealisasikan apa yang memang dibutuhkan masyarakat. Seperti penanganan banjir, ketika sudah tidak ada lagi genangan, maka masyarakat bisa tenang dan nyaman,” terangnya.
Meskipun dalam kondisi anggaran yang ketat, jelas Mas Ibin, dia berharap berbagai kegiatan, program prioritas, pelayanan langsung yang dirasakan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) juga terus berupaya maksimal dalam kinerja.
“Harapan saya, berbagai kegiatan prioritas bisa berjalan dengan baik, paling penting masyarakat bisa merasakan dampak perubahan dan program yang dilakukan.
Pemerintah telah berupaya maksimal untuk menata program dan kegiatan prioritas,” tegasnya. (bud/c1/ady)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama