Blitar– Infrastruktur masih menjadi fokus utama pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam pembangunan daerah. Tidak hanya itu, pendidikan, kesehatan hingga olahraga juga tidak dikesampingkan. Maka dari itu, masih banyak pekerjaan rumah dari Rijanto - Beky.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat melakukan refleksi satu tahun kepemimpinan mereka di Kabupaten Blitar. Baginya, pada tahun ini fokus utama masih infrastruktur, khususnya perbaikan dan pembangunan jalan. Meski belum seluruhnya terselesaikan, progres pembangunan dinilai terus berjalan secara bertahap.
“Saya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan jalan. Untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan di Blitar, sudah ada yang terselesaikan meskipun masih bertahap karena keterbatasan anggaran,” ujar Beky, saat ditemui di Pendodo Sasana Adhi Praja (SAP), Kanigoro Jumat (20/2).
Ia mengakui, kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, Pemkab Blitar tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Menurut Beky, saat ini pembangunan jalan baru menyasar beberapa titik. Sementara di sejumlah wilayah pinggiran, kondisi infrastruktur masih perlu perhatian lebih.
“Kami berusaha mencari tambahan anggaran di luar APBD dengan melakukan audiensi bersama pemerintah pusat. Hal itu dilakukan agar pembangunan jalan akan terus dilakukan sampai tuntas,” jelasnya.
Bahkan masih ada daerah pinggiran yang jalannya belum terbangun hingga saat ini. Meskipun begitu, Beky optimis bersama Bupati Blitar bisa terus membangun infrastruktur jalan secara merata.
Selain infrastruktur, Pemkab Blitar juga memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan. Salah satu program unggulan yang tengah didorong adalah “Satu Desa Satu Sarjana” sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Di bidang digitalisasi, akses internet juga menjadi perhatian. Hingga saat ini, sebanyak 351 titik telah terpasang jaringan internet. Namun pemerintah daerah masih akan menambah titik baru untuk wilayah yang belum terjangkau.
“Untuk akses internet sudah terbangun 351 titik dan akan terus kami tambah, terutama di daerah yang belum terjangkau,” ungkapnya.
Sementara itu, di sektor olahraga, Beky menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi hingga level internasional. Salah satu cabang yang menjadi perhatian adalah muaythai. Pemkab Blitar berencana mendatangkan pelatih dari Thailand guna meningkatkan kualitas pembinaan atlet muaythai sebagai persiapan Porprov 2027.
“Kami ingin atlet Blitar bisa sampai ke tingkat internasional. Ada rencana mendatangkan pelatih dari Thailand untuk muaythai, supaya pembinaannya lebih maksimal dan bisa bersaing di level Asia,” pungkasnya.(jar)
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana