Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Jakarta Bangkit! Menang 2-0, Debut Pemain Anyar Bersinar, Bursa Transfer Makin Ganas Bidik Gelar Super League 2025-2026

Izahra Nurrafidah • Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:10 WIB

Persija Jakarta Bangkit! Menang 2-0, Debut Pemain Anyar Bersinar, Bursa Transfer Makin Ganas Bidik Gelar Super League 2025-2026
Persija Jakarta Bangkit! Menang 2-0, Debut Pemain Anyar Bersinar, Bursa Transfer Makin Ganas Bidik Gelar Super League 2025-2026
BLITAR - Persija Jakarta membuka putaran kedua Super League 2025-2026 dengan kemenangan meyakinkan. Macan Kemayoran menundukkan Madura United dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1/2026) malam. Hasil ini menjadi sinyal kebangkitan Persija Jakarta usai tekanan besar pasca laga El Clasico.

Kemenangan Persija Jakarta tak hanya penting dari sisi hasil. Di tengah krisis pemain tengah, skuad asuhan Mauricio Souza tetap tampil dominan dan solid sepanjang laga. Tambahan tiga poin membuat Persija Jakarta kini mengoleksi 38 poin dari 18 pertandingan dan bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Super League 2025-2026.

Momentum ini terasa krusial. Persija Jakarta tak ingin sekadar bertahan di papan atas. Mereka mulai menunjukkan keseriusan dalam perburuan gelar juara, baik lewat performa di lapangan maupun manuver agresif di bursa transfer paruh musim.

Dua Penalti, Dominasi Total

Seluruh gol kemenangan Persija Jakarta lahir dari titik putih. Gol pertama tercipta pada menit ke-44 melalui Gustavo Almeida. Striker asal Brasil itu dijatuhkan di kotak terlarang dan sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti.

Gol kedua hadir di masa injury time babak kedua. Maxwell Souza kembali memaksa wasit menunjuk titik putih setelah dilanggar kiper lawan. Sempat gagal dalam percobaan pertama, penalti diulang melalui bantuan VAR dan Maxwell menebusnya dengan eksekusi sempurna.

Di luar dua gol tersebut, dominasi Persija Jakarta terlihat jelas. Mereka menguasai bola hingga 63 persen dan melepaskan 18 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Madura United tak mampu mencatatkan satu pun shot on target.

Menariknya, kemenangan ini diraih saat lini tengah Persija Jakarta mengalami krisis. Mauricio Souza memutar otak dengan menempatkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan. Eksperimen itu berjalan efektif. Jordi tampil disiplin dan membantu menjaga keseimbangan permainan.

Mauricio Souza memuji performa anak asuhnya, khususnya di babak pertama yang dinilai nyaris sempurna. Meski begitu, ia tetap menyoroti pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan yang perlu ditingkatkan.

Debut Menjanjikan Pemain Anyar

Sorotan lain tertuju pada dua rekrutan anyar yang menjalani debut, yakni Fajar Faturrahman dan Alaidin Ajarai. Keduanya masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberi dampak positif.

Fajar Faturrahman tampil di menit ke-83 menggantikan Rio Fahmi. Meski waktu bermainnya singkat, bek kanan 23 tahun itu mencatatkan satu umpan kunci, satu crossing akurat, akurasi umpan 88 persen, dua recovery, serta memenangkan tiga duel. Performa solid ini menjadi modal penting untuk menembus skuad utama.

Sementara itu, Alaidin Ajarai masuk pada menit ke-69 menggantikan Witan Sulaiman yang cedera. Penyerang asal Maroko tersebut menunjukkan kecepatan dan agresivitasnya. Ia bahkan sempat mencetak gol dari bola muntah penalti, namun dianulir karena dianggap masuk kotak penalti terlalu cepat.

Mauricio Souza mengapresiasi kontribusi keduanya. Menurutnya, Fajar memiliki fleksibilitas tinggi sebagai bek ofensif, sedangkan Alaidin unggul dalam duel satu lawan satu dan eksplosivitas.

Bursa Transfer Persija Jakarta Makin Agresif

Ambisi Persija Jakarta tak berhenti di situ. Manajemen bergerak cepat memperkuat skuad. Salah satu rekrutan penting adalah Shane Patinamay, bek timnas Indonesia yang dikontrak 2,5 musim dengan opsi perpanjangan.

Shane ditempa dalam tradisi sepak bola Eropa. Ia pernah menimba ilmu di akademi Ajax dan Utrecht, serta bermain di Norwegia bersama Viking FK, Belgia bersama KAS Eupen, hingga Thailand bersama Buriram United. Jam terbang internasionalnya bersama timnas Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri.

Tak hanya itu, Persija Jakarta juga mendatangkan Paulo Ricardo, bek berpengalaman asal Brasil. Di usia 31 tahun, Paulo membawa pengalaman dari Santos FC, FC Sion, hingga Kuopion Palloseura di kompetisi Eropa. Sosoknya diharapkan menjadi pemimpin di lini pertahanan.

Direktur klub, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa perekrutan ini bagian dari visi jangka panjang membangun tim kompetitif. Kombinasi pemain muda potensial dan pemain sarat pengalaman diyakini mampu menjaga konsistensi di paruh kedua musim.

Dengan awal manis di putaran kedua, debut menjanjikan pemain anyar, serta langkah agresif di bursa transfer, Persija Jakarta mengirim pesan tegas kepada para rival. Macan Kemayoran tak lagi sekadar pesaing, tetapi kandidat serius dalam perburuan gelar Super League 2025-2026.

Kini pertanyaannya, mampukah Persija Jakarta menjaga konsistensi hingga akhir musim dan mengangkat trofi? Putaran kedua baru dimulai, namun sinyal ambisi itu sudah terlihat jelas dari ibu kota.

 

Editor : Izahra Nurrafidah
#mauricio souza #bursa transfer persija #madura united #persija jakara