BLITAR – Kabar bursa transfer terbaru kembali mengguncang atmosfer sepak bola Indonesia, terutama bagi pendukung Persebaya Surabaya. Nama Bruno Paraiba kini menjadi perbincangan hangat setelah rumor kedatangannya sebagai pemain asing baru menguat dalam beberapa pekan terakhir. Rumor ini terus berkembang di tengah kebutuhan mendesak Bajul Ijo untuk memperkuat lini depan yang selama ini dinilai kurang tajam.
Kebutuhan akan striker berkualitas menjadi fokus utama manajemen Persebaya menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Dengan produktivitas gol yang masih belum memuaskan, tim asal Kota Pahlawan ini dilaporkan membidik penyerang asal Brasil untuk mengatasi masalah tersebut. Bruno Paraiba pun muncul sebagai salah satu target utama yang dianggap mampu memberikan dampak besar di lini serang.
Bruno Paraiba Jadi Target Utama Persebaya
Bruno Paraiba, penyerang berusia 31 tahun asal Brasil, kini tengah menjadi sorotan besar setelah kabar bahwa ia resmi meninggalkan klub lamanya Cheonan City FC di Korea Selatan pada akhir Desember 2025. Kepindahan tersebut membuat statusnya bebas transfer, sehingga peluang untuk segera bergabung dengan Persebaya semakin terbuka. Rumor ini pertama kali mencuat setelah unggahan media sosial dari klub lamanya yang mengumumkan kepergiannya.
Pihak internal Persebaya dikabarkan telah mengadakan komunikasi dengan perwakilan sang pemain, dan proses negosiasi berjalan dalam tahap yang positif. Meski belum ada pengumuman resmi disampaikan oleh manajemen klub, sumber-sumber di lingkungan klub menyebut bahwa peluang Bruno untuk berseragam hijau sangat besar.
Manajemen Persebaya sendiri dikabarkan mencari striker yang bukan hanya memiliki naluri gol yang tajam, tetapi juga karakter pemain pekerja keras dan mampu beradaptasi dengan cepat di Liga Indonesia. Profil Bruno dinilai sesuai dengan kebutuhan tersebut — terutama kemampuan duel udara dan ketajaman dalam menyelesaikan peluang di dalam kotak penalti.
Debut yang Mengesankan
Rumor kedatangan berubah menjadi kenyataan saat Bruno Paraiba melakukan debut yang cukup impresif bersama Persebaya Surabaya di laga pekan ke-18 melawan PSIM Yogyakarta. Masuk sebagai pemain pengganti, sang penyerang langsung menjawab kepercayaan tim pelatih dengan mencetak gol hanya dalam beberapa menit sejak masuk ke lapangan. Gol itu turut membantu Persebaya mengamankan kemenangan telak dengan skor 3–0.
Penampilan apik tersebut menjadi sorotan utama pendukung tim, yang berharap kehadiran Bruno bisa menjadi solusi atas mandulnya lini depan dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Pelatih Bernardo Tavares sendiri mengakui kontribusi sang pemain meski menekankan bahwa performa tim tetap menjadi fokus utama.
Namun, meski debutnya terbilang sukses, langkah Bruno bersama Persebaya tidak selalu mulus. Setelah pertandingan itu, namanya tak lagi muncul dalam susunan pemain inti di beberapa laga lanjutan. Beberapa media peliput menyebut bahwa alasan absennya sang pemain berkaitan dengan kondisi fisik dan kebugaran yang belum mencapai level optimal.
Kondisi Terkini dan Reaksi Bonek
Kondisi kebugaran Bruno sempat menjadi bahan perdebatan di kalangan suporter Persebaya, khususnya kelompok Bonek. Mereka mendesak pelatih Bernardo Tavares untuk segera memainkan Bruno di laga-laga penting berikutnya, mengingat kontribusi positif yang ditunjukkan saat debutnya. Namun, pelatih lebih memilih untuk berhati-hati demi memastikan kondisi fisik sang pemain benar-benar siap.
Ketidakhadiran Bruno di sejumlah pertandingan sempat memicu spekulasi tentang cedera atau masalah adaptasi. Beberapa sumber mengungkap bahwa masalah fisik menjadi alasan utama sang pemain belum bisa tampil secara konsisten. Meski begitu, sang penyerang terlihat kembali berlatih bersama tim menjelang duel penting di kompetisi, yang menjadi sinyal positif bagi Bonek dan pengamat sepak bola nasional.
Harapan dan Tantangan
Bursa transfer paruh musim memang selalu menjadi momen panas bagi banyak klub, termasuk Persebaya Surabaya. Nama Bruno Paraiba menjadi simbol ambisi klub dalam memperbaiki performa, terutama dalam hal produktivitas gol. Meski sempat merasakan debut yang menjanjikan, sang pemain kini dihadapkan pada tantangan besar: mempertahankan performa dan kebugaran untuk menjadi andalan lini depan Bajul Ijo.
Pendukung berharap strategi manajemen dan keputusan pelatih dapat berjalan selaras demi memaksimalkan potensi sang striker Brasil. Jika Bruno berhasil menunjukkan konsistensi seperti pada debutnya, bukan tidak mungkin Persebaya akan membalikkan tren serangan mereka dan bersaing lebih ketat di papan atas klasemen BRI Super League musim ini.
Editor : Izahra Nurrafidah