BLITAR KAWENTAR – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Srengat memfokuskan pengamanan wilayah melalui kegiatan ronda dan patroli sahur yang menekankan penggunaan alat-alat tradisional.
Langkah ini untuk memastikan suasana sahur tetap berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Kegiatan ronda sahur dilaksanakan secara rutin selama bulan puasa. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Srengat menyambangi sejumlah titik permukiman sambil memberikan imbauan kamtibmas kepada warga.
Fokus utama ronda sahur Ramadan kali ini adalah mengingatkan masyarakat agar membangunkan sahur dengan cara-cara sederhana menggunakan alat tradisional, seperti kentongan atau alat sejenis, tanpa memanfaatkan sound system.
"Penekanan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Bupati Blitar yang mengatur pelaksanaan sahur agar tidak menggunakan pengeras suara demi menjaga ketenangan lingkungan," papar Kapolsek Srengat, Kompol Randhy Irawan.
Kapolsek Srengat menegaskan, ronda sahur dengan alat tradisional bukan hanya bagian dari kearifan lokal, melainkan juga efektif menciptakan suasana Ramadan yang lebih kondusif.
Melalui patroli tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus saling menghormati kenyamanan warga lain yang sedang beristirahat atau beribadah.
“Ronda sahur dengan alat tradisional kami dorong agar suasana tetap guyub, tidak bising, dan tidak mengganggu. Ini sekaligus upaya menjaga kamtibmas selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Dia menambahkan, selama Ramadan, seluruh jajaran Polsek Srengat akan terus mengawal pelaksanaan ronda sahur di wilayahnya.
Selain sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan 1447 H di Kecamatan Srengat yang aman, tertib, dan penuh ketenangan. (kho/c1/ynu)
Editor : Anggi Septian A.P.