RADAR BLITAR – berita MotoGP terbaru dari tes pramusim di Sirkuit Internasional Buriram menghadirkan dua cerita besar sekaligus: insiden beruntun Marc Marquez dan dominasi mengejutkan Aprilia menjelang seri pembuka MotoGP 2026.
Dalam berita MotoGP terbaru, Marc Marquez menjadi sorotan setelah mengalami tiga kali kecelakaan selama tes berlangsung. Insiden terakhir terjadi saat simulasi balapan, tepatnya di tikungan ketiga, yang memaksanya mengakhiri sesi lebih cepat.
Meski sempat menjalani pemeriksaan medis, Marquez dipastikan tidak mengalami cedera serius. Namun, performanya tetap menjadi perhatian karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Marquez Akui Kurang Konsentrasi
Marquez secara terbuka mengakui bahwa kecelakaan yang dialaminya bukan semata karena faktor teknis, melainkan juga karena kurangnya konsentrasi.
Pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami gangguan kesehatan berupa masalah perut sepanjang akhir pekan. Kondisi tersebut membuat stamina menurun, terutama saat menjalani simulasi balapan panjang.
“Rencana awal adalah menyelesaikan long run, tetapi saya terjatuh dan memutuskan berhenti lebih awal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ketiga kecelakaan yang dialami memiliki pola serupa, yakni terjadi saat fokus mulai menurun. Dalam MotoGP, kehilangan konsentrasi sedikit saja bisa berujung fatal, terutama saat pembalap berada di batas maksimum.
Ducati Tetap Tunjukkan Potensi
Meski diwarnai insiden, Ducati tetap memperlihatkan performa menjanjikan. Motor terbaru mereka, GP26, dinilai jauh lebih siap dibandingkan musim sebelumnya.
Marquez bahkan mengaku sudah menemukan setelan dasar yang akan digunakan untuk memulai musim 2026. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa Ducati tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Kecepatan Marquez dalam simulasi balapan juga sempat terlihat kompetitif sebelum insiden terjadi. Ini menunjukkan bahwa secara performa, Ducati masih berada di jalur yang tepat.
Aprilia Mengejutkan di Akhir Tes
Sementara itu, kejutan besar datang dari Aprilia yang berhasil mendominasi hari terakhir tes pramusim. Tim ini mencatat hasil 1-2, mengungguli Ducati di fase akhir pengujian.
Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, mencatat waktu tercepat dengan 1 menit 28,765 detik. Catatan tersebut menjadi rekor lap sekaligus penanda kesiapan Aprilia menghadapi musim baru.
Rekan setimnya, Ai Ogura, menempati posisi kedua dengan selisih tipis. Sementara Marquez tetap mampu mengamankan posisi ketiga meski mengalami kecelakaan.
Persaingan Makin Ketat Jelang Musim 2026
Hasil tes ini menunjukkan bahwa persaingan MotoGP 2026 akan berlangsung sangat ketat. Aprilia tampil impresif, Ducati tetap konsisten, sementara tim lain masih berupaya mengejar.
Beberapa pembalap lain juga menunjukkan performa solid, termasuk Francesco Bagnaia yang berada di posisi empat dan Pedro Acosta yang menjadi wakil terdepan KTM.
Namun, tidak semua tim tampil meyakinkan. Yamaha masih kesulitan bersaing, dengan performa yang tertinggal cukup jauh dari tim papan atas.
Insiden dan Tekanan di Pramusim
Selain kecelakaan Marquez, insiden juga terjadi pada Alex Marquez yang terjatuh dan sempat memicu bendera merah. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan di fase pramusim sangat tinggi.
Pembalap tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus mampu menjaga konsistensi dan kondisi fisik. Apalagi, musim akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Menuju MotoGP Thailand 2026
Musim MotoGP 2026 dijadwalkan dimulai pada akhir Februari di Thailand. Hasil tes di Buriram menjadi gambaran awal kekuatan masing-masing tim.
Dalam berita MotoGP terbaru, Aprilia muncul sebagai penantang serius, sementara Ducati tetap menjadi favorit. Di sisi lain, kondisi Marquez menjadi faktor penting yang akan menentukan jalannya persaingan.
Jika mampu kembali ke kondisi terbaiknya, Marquez tetap menjadi ancaman utama. Namun jika masalah konsentrasi dan fisik berlanjut, peluangnya bisa terancam.
MotoGP 2026 dipastikan akan menyajikan persaingan sengit sejak seri pembuka. Semua mata kini tertuju pada bagaimana tim dan pembalap menyempurnakan persiapan mereka sebelum lampu start resmi menyala.
Editor : Anggi Septian A.P.