Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Trio Maut Persebaya Kembali Latihan Jelang Lawan PSM, Bruno Paraiba, Malik, dan Perovic Siap Bangkit di GBT

Novica Satya Nadianti • Jumat, 27 Februari 2026 | 17:35 WIB

Trio maut Persebaya kembali latihan jelang lawan PSM. Bruno Paraiba, Malik, dan Perovic siap bangkit di GBT.
Trio maut Persebaya kembali latihan jelang lawan PSM. Bruno Paraiba, Malik, dan Perovic siap bangkit di GBT.

SURABAYA - Kabar gembira datang untuk Bonek. Trio maut Persebaya, yakni Malik Risaldi, Bruno Paraiba, dan Mihailo Perovic, akhirnya kembali mengikuti sesi latihan jelang laga kontra PSM di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Kembalinya tiga penyerang ini menjadi suntikan moral besar bagi Persebaya yang tengah berupaya bangkit dari hasil kurang maksimal sebelumnya.

Trio maut Persebaya tersebut sebelumnya absen dalam beberapa pertandingan dan sempat membuat lini serang Bajol Ijo tumpul. Kini, kehadiran Malik, Bruno, dan Perovic di lapangan ABC GBT menjadi sinyal positif bahwa kekuatan penuh Persebaya perlahan kembali.

Sorotan utama tentu tertuju pada Bruno Paraiba. Striker anyar Persebaya itu sempat mencuri perhatian saat menjalani debut pada pekan ke-18, 25 Januari 2026, di markas PSIM Yogyakarta. Masuk sebagai pemain pengganti, Bruno langsung mencetak gol pada menit ke-19 dan membantu Persebaya menang 3-0. Publik Surabaya pun langsung menaruh ekspektasi tinggi pada penyerang bertinggi 1,89 meter tersebut.

Bruno Paraiba Sempat Absen Empat Laga

Namun setelah debut impresif itu, Bruno Paraiba justru absen dalam empat pertandingan beruntun. Namanya tak masuk skuad saat menghadapi Malut United, Dewa United, Bali United, hingga Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sempat memberi gambaran soal kondisi timnya. “Kami memiliki beberapa pemain yang sakit. Mungkin ini membuat kami tak 100 persen,” ujarnya dalam konferensi pers.

Berdasarkan data Transfermarkt, Bruno pernah mengalami cedera ligamen ankle pada musim 2021-2022 saat membela Ventforet Kofu. Cedera tersebut membuatnya absen sekitar 40 hari dan melewatkan delapan pertandingan. Riwayat itu sempat membuat Bonek khawatir ketika sang striker tak terlihat dalam beberapa laga terakhir.

Kini, kembalinya Bruno bersama Malik Risaldi dan Mihailo Perovic menjadi angin segar bagi lini depan Persebaya. Kombinasi kecepatan Malik, kekuatan fisik Bruno, serta insting gol Perovic diharapkan mampu menghidupkan kembali daya gedor Bajol Ijo.

Evaluasi Besar Usai Kekalahan dari Persijap

Di sisi lain, Persebaya tak punya banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Kekalahan 1-3 dari Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu, 21 Februari 2026, menjadi pukulan yang harus segera dibenahi.

Bernardo Tavares langsung menggelar evaluasi setibanya tim di Surabaya. Fokus utama pelatih asal Portugal itu adalah memperbaiki detail-detail kecil yang berujung fatal dalam laga sebelumnya.

“Hari ini pertama adalah melihat kondisi pemain yang bisa pulih dan mengevaluasi pertandingan kemarin karena kami membuat banyak kesalahan,” kata Tavares.

Menurutnya, Persijap mampu memaksimalkan celah yang diberikan Persebaya. Gol-gol lawan lahir dari transisi bertahan yang kurang rapi, situasi lemparan ke dalam, hingga tendangan bebas.

“Menurut saya, Persijap sukses meraih tiga poin karena memanfaatkan peluang-peluang yang kami berikan dan karena kebobolan yang tidak normal dari transisi bertahan, situasi lemparan ke dalam, dan tendangan bebas,” jelasnya.

Skema bola mati menjadi sorotan utama dalam evaluasi. Tavares menilai anak asuhnya masih lemah dalam mengantisipasi tendangan bebas dan situasi set piece. Masalah serupa bahkan sudah terlihat saat menghadapi Bhayangkara FC sebelumnya.

Tantangan Jadwal Padat Jelang Lawan PSM

Persebaya dijadwalkan menjamu PSM pada Rabu, 25 Februari 2026, di Stadion GBT Surabaya. Jadwal yang padat menjadi tantangan tersendiri, terutama dari sisi kebugaran pemain.

Perjalanan darat dari Jepara ke Surabaya disebut cukup menguras energi. Apalagi, PSM memiliki waktu istirahat yang lebih panjang.

“Saya sangat mengenal para pemain lawan dan mereka punya waktu istirahat lebih banyak daripada kami,” ungkap Tavares.

Meski demikian, pelatih 45 tahun itu memastikan timnya siap bertarung. Evaluasi telah dilakukan dan perbaikan taktik terus dimatangkan dalam sesi latihan. Kembalinya trio maut Persebaya juga memberi opsi lebih variatif dalam skema menyerang.

Laga kontra PSM di GBT diprediksi berlangsung sengit. Persebaya tak hanya mengincar tiga poin, tetapi juga ingin menebus kesalahan serta membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di papan atas.

Dengan komposisi lini depan yang kembali lengkap, harapan Bonek kembali menyala. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Malik, Bruno, dan Perovic menjawab ekspektasi di laga krusial tersebut.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#Mihailo Perovic #Malik Risaldi #Bernardo Tavares #bruno paraiba