BLITAR KAWENTAR – Demi meningkatkan prestasi muay thai di Bumi Penataran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar berencana mendatangkan pelatih asal Thailand.
Target juara nasional menjadi tantangan masa depan dengan amunisi pelatih baru.
Ketua KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdiansyah mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas atlet agar mampu bersaing di level regional hingga internasional.
Langkah tersebut disiapkan untuk memaksimalkan kemampuan atlet binaan, khususnya yang tergabung dalam pemusatan latihan kabupaten (puslatkab).
“Kami berencana mendatangkan pelatih muay thai dari Thailand untuk membantu proses latihan atlet di Puslatkab Blitar,” ujar Beky, beberapa waktu lalu.
Dia melanjutkan, peningkatan kualitas pelatihan menjadi prioritas, terutama setelah dilakukan tes parameter terhadap atlet-atlet potensial.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar KONI untuk memberikan treatment yang lebih maksimal, baik dari sisi teknis maupun kepelatihan.
Hal ini menjadi program peningkatan kualitas tidak hanya difokuskan pada cabang olahraga (cabor) muay thai. Cabor lain yang dinilai memiliki potensi juga akan mendapatkan perhatian serupa.
“Tidak hanya muay thai. Cabor lain yang punya potensi juga akan kami maksimalkan dari sisi pelatihan maupun teknisnya agar prestasi semakin meningkat,” jelasnya.
Dalam jangka pendek, KONI menargetkan perbaikan peringkat pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim).
Pasalnya, pada tahun lalu, posisi Kabupaten Blitar melorot ke peringkat sebelas, setelah sebelumnya berada di posisi delapan pada Porprov Jatim 2023.
Baca Juga: Persib Bandung Hancurkan Madura United 5-0, Dominasi Total di Pekan ke-23 BRI Super League
Sementara itu, untuk jangka panjang, pengembangan atlet di puslatkab diarahkan agar mampu menembus level internasional.
KONI berharap pembinaan yang lebih terukur dan dukungan pelatih berpengalaman dapat melahirkan atlet berprestasi yang membawa nama Kabupaten Blitar di kancah dunia
. “Kami ingin ada peningkatan di porprov berikutnya. Minimal bisa kembali ke posisi yang lebih baik. Target akhirnya tentu bagaimana atlet-atlet kita bisa naik kelas hingga level internasional,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah