Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Kata Influencer Blitar Tentang War Takjil: Dorong Toleransi dan Dongkrak UMKM

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 5 Maret 2026 | 11:44 WIB

Dorong Toleransi dan Dongkrak UMKM
Dorong Toleransi dan Dongkrak UMKM

BLITAR KAWENTAR - Fenomena war takjil yang marak setiap Ramadan dinilai sebagai hal yang wajar dan memiliki nilai sosial yang lebih luas, termasuk ketika melibatkan masyarakat non-muslim.

Influencer Gen Z, Yeni Amalia menilai, euforia berburu takjil merupakan bagian dari suasana khas Ramadan dan menjadi ruang kebersamaan lintas agama yang mendorong toleransi dan dongkrak UMKM.


Vibes Ramadan memang berbeda dibanding bulan lainnya. War Takjil menghadirkan suasana seru karena banyak tempat menjadi ramai dan hidup.

Menariknya, fenomena ini tidak hanya diikuti umat muslim, tetapi juga warga non-muslim yang turut berburu takjil, baik untuk konsumsi pribadi maupun sekadar menikmati suasana.

Hal ini dinilai sebagai bentuk toleransi sosial yang tumbuh secara alami di tengah masyarakat. “Secara ekonomi juga bagus karena bisa bantu pelaku UMKM. Permintaan naik, perputaran uang juga jadi lebih cepat,” ujarnya.


Namun, Yeni mengingatkan agar euforia tersebut tidak berujung pada perilaku berlebihan. Dia menilai, baik muslim maupun non-muslim tetap perlu menjaga etika saat War Takjil agar tidak memicu ketimpangan atau mengganggu orang lain.

“Kalau sampai beli berlebihan atau bikin orang lain enggak kebagian, itu yang kurang baik. Esensi Ramadan kan pengendalian diri,” katanya.


Selama War Takjil dilakukan dengan tertib dan saling menghormati, fenomena ini justru bisa memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi. (kho/c1/ynu)

Editor : Anggi Septian A.P.
#InfluencerGenZ #KebersamaanRamadan #UMKM #ToleransiAgama #WarTakjil