RADAR BLITAR - Kabar Arsenal kembali menjadi sorotan dalam perburuan gelar Liga Inggris musim 2025–2026. Tim asuhan Mikel Arteta berhasil mencuri kemenangan penting atas Brighton & Hove Albion sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League.
Dalam kabar Arsenal terbaru, kemenangan tersebut semakin menguatkan peluang The Gunners untuk meraih gelar liga musim ini. Apalagi pesaing terdekat mereka, Manchester City, justru terpeleset setelah hanya bermain imbang melawan Nottingham Forest.
Menariknya, kabar Arsenal juga diwarnai perdebatan mengenai gaya permainan tim London Utara tersebut. Sebagian pengamat menilai Arsenal terlalu bergantung pada gol dari bola mati. Namun kritik itu langsung mendapat pembelaan dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Persib Bandung Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
Perdebatan soal Gol Bola Mati Arsenal
Arsenal musim ini dikenal sangat efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati seperti sepak pojok dan tendangan bebas.
Dari total 58 gol yang dicetak di Premier League, sebanyak 24 gol berasal dari situasi bola mati. Bahkan 16 gol di antaranya tercipta dari sepak pojok, menyamai rekor satu musim dalam kompetisi tersebut.
Namun statistik tersebut justru memicu kritik dari beberapa pengamat sepak bola. Mantan gelandang Inggris Paul Scholes bahkan menyebut Arsenal berpotensi menjadi juara terburuk jika akhirnya memenangkan liga karena terlalu mengandalkan set piece.
Pendapat itu langsung dibantah oleh Pep Guardiola. Pelatih Manchester City tersebut menilai keberhasilan mencetak gol dari bola mati justru menunjukkan kualitas sebuah tim.
Menurut Guardiola, setiap tim pasti ingin memiliki keunggulan dalam situasi tertentu. Karena itu, ia tidak setuju dengan anggapan bahwa gaya permainan Arsenal membuat mereka tidak pantas menjadi juara.
Arteta Ingin Arsenal Lebih Tajam dari Set Piece
Mikel Arteta sendiri menegaskan bahwa kritik tersebut tidak mempengaruhi pendekatan timnya.
Pelatih asal Spanyol itu justru mengaku ingin Arsenal mencetak lebih banyak gol dari situasi bola mati. Menurutnya, set piece adalah salah satu cara paling efektif untuk mencetak gol di Premier League.
Arteta menjelaskan bahwa sepak bola modern semakin kompleks karena banyak tim menerapkan sistem penjagaan ketat dan skema man-to-man marking.
Situasi itu membuat ruang dalam permainan terbuka menjadi lebih sempit sehingga peluang dari bola mati menjadi semakin penting.
Arteta menegaskan bahwa Arsenal ingin menjadi tim yang dominan di semua aspek permainan, termasuk dalam situasi set piece.
Baca Juga: Persib Bandung Incar Gelar Sebelum Lawan Persija, Umuh Muchtar Ingin Guard of Honor di GBK
Arsenal Taklukkan Brighton Lewat Gol Saka
Sementara itu di lapangan, Arsenal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Brighton & Hove Albion.
Gol kemenangan The Gunners dicetak oleh Bukayo Saka pada menit ke-9 pertandingan.
Gol tersebut bermula dari umpan terobosan Jurrien Timber yang berhasil dimanfaatkan Saka. Winger tim nasional Inggris itu kemudian menggiring bola melewati satu pemain sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Brighton.
Setelah unggul, Arsenal tetap bermain disiplin meski Brighton berusaha menekan sepanjang pertandingan.
Lini pertahanan The Gunners tampil solid dan mampu menahan berbagai serangan tim tuan rumah hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan tersebut memberikan tambahan tiga poin penting bagi Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.
Manchester City Tersandung
Di sisi lain, Manchester City justru kehilangan poin saat menghadapi Nottingham Forest.
Dalam laga yang berlangsung di Etihad Stadium, City harus puas bermain imbang 2-2.
Tim asuhan Pep Guardiola sempat dua kali unggul melalui gol Antoine Semenyo pada menit ke-31 dan Rodri pada menit ke-62.
Namun Nottingham Forest berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Morgan Gibbs-White dan Elliot Anderson.
Hasil tersebut membuat Manchester City tetap berada di posisi kedua klasemen sementara.
Arsenal kini unggul tujuh poin di puncak klasemen dengan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan rival utamanya tersebut.
Gabriel Magalhaes Jadi Pemain Terbaik
Salah satu pemain yang tampil menonjol dalam kemenangan Arsenal atas Brighton adalah bek tengah Gabriel Magalhaes.
Pemain asal Brasil itu dinobatkan sebagai man of the match berkat performa solidnya di lini pertahanan.
Sepanjang pertandingan, Gabriel tampil dominan dalam duel udara serta beberapa kali melakukan intersep penting untuk menggagalkan serangan lawan.
Penampilan tersebut semakin menegaskan perannya sebagai pilar utama pertahanan Arsenal musim ini.
Dengan performa konsisten di lini belakang serta ketajaman di lini depan, peluang Arsenal untuk meraih gelar Premier League semakin terbuka lebar.
Editor : Anggi Septian A.P.