Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai Kota Blitar, DLH Rajin Tebang Pohon Rawan Tumbang

M. Subchan Abdullah • Senin, 9 Maret 2026 | 13:00 WIB

Masyarakat di wilayah Blitar diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 10 Maret.
Masyarakat di wilayah Blitar diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 10 Maret.

BLITAR KAWENTAR - Masyarakat di wilayah Blitar diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 10 Maret.

Fenomena ini merujuk pada peringatan dini dari BMKG Juanda mengenai ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur.

Berdasarkan analisis BMKG, potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak dari gangguan gelombang atmosfer yang terjadi secara bersamaan, yakni Madden Jullian Oscillation (MJO), Low Frequency, dan Gelombang Rossby yang melintasi Jawa Timur. 

Selain itu, suhu muka laut di perairan selatan Jatim yang masih signifikan serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut memicu pertumbuhan awan konvektif pemicu hujan lebat dan angin kencang.

Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli menegaskan, Blitar termasuk daerah rawan yang terdampak fenomena ini. "Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang," tegasnya.

Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, khususnya saat berada di dekat pohon besar atau baliho yang rawan ambruk akibat terjangan angin.

Masyarakat juga diminta segera melapor ke call center 112 jika terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut. Salah satunya dengan menyisir sejumlah pohon yang rawan tumbang karena akar lapuk. 

”Selain lapuk, pohon yang sudah berusia tua dan berisiko juga kami tebang demi keamanan dan keselamatan pengendara,” kata Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati. 

Secara rutin, DLH berpatroli untuk menyisir sejumlah pohon-pohon di ruas jalan yang dinilai rawan tumbang.

Tidak serta-merta menebang secara utuh, tetapi juga ada sebagian yang dipangkas ranting maupun dahannya untuk mengurangi beban pohon dan lebih indah dipandang.(sub/c1)

Editor : Anggi Septian A.P.
#bmkg juanda #BPBD Kota Blitar #Bencana hidrometeorologi #cuaca ekstrem Blitar #waspada pohon tumbang