Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Terungkap! Begini Isi Ruang VVIP Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Bukan Sekadar Nonton Bola tapi Tempat Deal Bisnis Besar

Izahra Nurrafidah • Selasa, 10 Maret 2026 | 15:55 WIB

Terungkap! Begini Isi Ruang VVIP Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Bukan Sekadar Nonton Bola tapi Tempat Deal Bisnis Besar
Terungkap! Begini Isi Ruang VVIP Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Bukan Sekadar Nonton Bola tapi Tempat Deal Bisnis Besar
BLITAR - Banyak suporter mungkin hanya melihat kemegahan tribun saat Persebaya Surabaya bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di balik kemeriahan pertandingan, terdapat ruang VVIP Persebaya yang memiliki fungsi jauh lebih penting daripada sekadar tempat menonton sepak bola.

Presiden Persebaya, Azrul Ananda, akhirnya membuka rahasia bagaimana ruang VVIP Persebaya di GBT dimanfaatkan. Bukan sekadar tempat duduk eksklusif untuk menyaksikan pertandingan, ruang tersebut justru menjadi pusat aktivitas bisnis yang berperan penting dalam perkembangan klub.

Menurut Azrul, sejak manajemen baru mengambil alih Persebaya pada 2017, fasilitas stadion sebenarnya sudah memiliki konsep modern. Namun, perlu waktu untuk benar-benar mengoptimalkannya agar sesuai dengan standar profesional sepak bola modern.

 

Bukan Royal Box, Tapi VVIP Suite

Di Stadion Gelora Bung Tomo terdapat tujuh ruang eksklusif yang biasa disebut royal box. Namun, Azrul lebih memilih menyebutnya sebagai VVIP suite.

Dua ruang utama yang berada di bagian tengah bahkan tidak digunakan sebagai tempat menonton pertandingan secara langsung.

“Banyak orang mengira ini tempat nonton paling mewah. Padahal sebenarnya ini tempat bekerja,” ujar Azrul.

Ia menjelaskan bahwa saat pemain berjuang di lapangan, manajemen klub juga bekerja di ruang VVIP untuk memperkuat fondasi bisnis klub. Di tempat inilah berbagai pertemuan penting dilakukan, mulai dari diskusi dengan sponsor hingga pembicaraan kerja sama strategis.

Menurut Azrul, dirinya justru merasa lebih berguna berada di ruang tersebut dibanding duduk di bangku cadangan.

“Saya bukan pelatih dan tidak mengerti teknis permainan di lapangan. Tapi saya bisa membantu Persebaya berkembang dari sisi bisnis dengan bertemu orang-orang penting di sini,” jelasnya.

Suasana Lounge yang Nyaman dan Berkelas

Salah satu daya tarik utama VVIP Persebaya adalah suasana lounge yang dibuat nyaman seperti tempat pertemuan eksklusif.

Tamu yang hadir bisa menikmati berbagai hidangan prasmanan yang menunya berganti setiap pertandingan. Beberapa menu yang disediakan antara lain sop buntut, nasi liwet, tahu telur, singkong goreng, hingga berbagai makanan khas Indonesia lainnya.

Tak hanya itu, ada juga “Indomie Station” yang justru menjadi salah satu spot paling ramai.

“Ironisnya dengan banyak pilihan makanan, yang antre paling banyak justru Indomie,” kata Azrul sambil tertawa.

Selain makanan, berbagai minuman dari sponsor klub juga tersedia, seperti air mineral, teh, kopi hingga minuman energi. Semua disiapkan sebagai bentuk profesionalisme klub kepada para partner yang mendukung Persebaya.

Yang menarik, ada satu makanan yang selalu wajib tersedia di lounge tersebut.

“Lumpia harus selalu ada. Tamu yang datang harus merasakan lumpia Persebaya,” ujar Azrul.

Tempat Berkumpul Sponsor dan Mitra Bisnis

Ruang VVIP Persebaya juga menjadi tempat berkumpulnya para sponsor dan mitra klub. Setiap perusahaan yang bekerja sama dengan Persebaya bahkan bisa memiliki lounge sendiri untuk menjamu tamu mereka.

Beberapa perusahaan besar yang memiliki area khusus antara lain Kapal Api, Citicon, hingga berbagai mitra lainnya yang secara bergantian menggunakan fasilitas tersebut.

Konsep ini diadopsi dari dunia balap Formula 1, khususnya dari fasilitas Paddock Club yang terkenal sebagai tempat bertemunya para pengusaha dan sponsor.

Di tempat tersebut, banyak kesepakatan bisnis besar terjadi sambil menikmati jalannya balapan.

“Kami belajar dari Formula 1. Paddock Club bukan hanya tempat menonton, tapi juga tempat deal bisnis,” kata Azrul.

Konsep serupa kemudian diterapkan di ruang VVIP Persebaya.

Tamu-Tamu Spesial dari Berbagai Negara

Tak jarang, ruang VVIP ini juga kedatangan tamu-tamu spesial dari berbagai negara. Salah satunya adalah seorang profesional asal Surabaya yang sudah bekerja selama 11 tahun di perusahaan teknologi raksasa Apple di Amerika Serikat.

Kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertama baginya menyaksikan langsung pertandingan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Ia mengaku sangat terkesan dengan fasilitas yang disediakan klub.

“Luar biasa. Ini pengalaman pertama saya nonton Persebaya di stadion dan suasananya sangat istimewa,” ujarnya.

Kehadiran tamu-tamu seperti ini juga menjadi peluang bagi Persebaya untuk memperluas jaringan internasional.

Menopang Dua Kaki Persebaya

Azrul menegaskan bahwa keberadaan VVIP Persebaya bukan sekadar simbol kemewahan atau gengsi.

Ruang tersebut justru memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan klub.

Menurutnya, Persebaya harus berdiri di atas dua kaki yang kuat: prestasi di lapangan dan kekuatan ekonomi klub.

“Ketika pemain dan pelatih berjuang di lapangan, tim manajemen juga bekerja di atas sini untuk mengembangkan bisnis Persebaya,” kata Azrul.

Dengan konsep ini, Persebaya berharap bisa terus berkembang sebagai klub profesional yang tidak hanya kuat secara olahraga, tetapi juga secara finansial.

Dan bagi para Bonek, mengetahui bagaimana ruang VVIP Persebaya bekerja di balik layar menjadi bukti bahwa kesuksesan klub tidak hanya ditentukan oleh pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh strategi besar yang dijalankan di baliknya

Editor : Anggi Septian A.P.
#azrul ananda #stadion gelora bung tomo #persebaya surabaya #VVIP Persebaya