BLITAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN), Selasa (10/3).
Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyepakati arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah pada tahun 2027 mendatang.
Tema pembangunan Kabupaten Blitar tahun 2027 adalah “Akselerasi Peningkatan Daya Saing Pertanian yang Berorientasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Didukung Kualitas Sumber Daya Manusia, Infrastruktur Berkelanjutan dan Pelayanan Dasar Berkualitas.”
Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM, mengatakan tema tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional maupun Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Dinkes Kota Blitar Minta Warga Tak Salah Paham Terkait Program CKG dan MCU
Menurutnya, pembangunan di tingkat pusat dan provinsi juga menekankan penguatan daya saing ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Program pembangunan harus dirumuskan secara tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Musrenbang RKPD tingkat kecamatan yang digelar pada Februari lalu, disepakati sebanyak 265 kegiatan prioritas.
Ratusan kegiatan tersebut merupakan usulan dari 22 kecamatan yang akan dilaksanakan oleh 15 perangkat daerah di lingkungan Pemkab Blitar.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 kegiatan merupakan usulan tematik perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya melalui program PENA INTAN,” jelasnya.
Ia menambahkan, hal itu menunjukkan komitmen Pemkab Blitar dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang inklusif. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Kemenag Kota Blitar Sambut Baik Kerja Sama Tryout TKA Bareng Jawa Pos Radar Blitar
Di sisi lain, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar, Rifai, menyampaikan bahwa pihaknya juga mengajukan sebanyak 1.055 usulan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.
Usulan tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan RKPD Kabupaten Blitar tahun 2027.
Setelah pelaksanaan Musrenbang ini, Bappedalitbang akan melanjutkan pembahasan melalui forum lintas perangkat daerah. Forum tersebut bertujuan menyelaraskan berbagai usulan program dan kegiatan agar sesuai dengan prioritas pembangunan serta kemampuan pendanaan daerah.
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana