Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

TMMD Ke-127 Kodim 0808/Blitar di Desa Krisik-Gandusari Blitar Resmi Ditutup, Masyarakat Rasakan Manfaatnya

M. Subchan Abdullah • Rabu, 11 Maret 2026 | 20:54 WIB

SUKSES: Danlanud Abdurrahman Saleh Malang, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara (dua dari kanan) menandatangani prasasti proyek rabat jalan.
SUKSES: Danlanud Abdurrahman Saleh Malang, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara (dua dari kanan) menandatangani prasasti proyek rabat jalan.

BLITAR KAWENTAR - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0808/Blitar di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar resmi ditutup, Rabu (11/3/2026).

Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan bhakti TNI bersama masyarakat selama kurang lebih sebulan, dengan berbagai kegiatan yang telah berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam kegiatan penutupan ini, juga dilakukan penyerahan berbagai pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah dilakukan oleh satgas TMMD kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan masyarakat.

Upacara dipimpin Danlanud Abdurrahman Saleh Malang, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, yang membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya.

Program TMMD merupakan kegiatan terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah non-kementerian, pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya yang telah berjalan sejak 1980.

“Program ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan teritorial dalam rangka pemberdayaan pertahanan wilayah darat sekaligus membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain sasaran fisik seperti pembangunan jalan, gorong-gorong, jembatan dan fasilitas umum, pada TMMD ke-127 juga dilaksanakan berbagai program tambahan unggulan TNI AD. Di antaranya, pengembangan ketahanan pangan seluas 2 hektare, program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) sebanyak 5 titik, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 15 unit, pembangunan MCK sebanyak 15 unit, serta pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting.

Baca Juga: Bentuk Kepedulian Sosial, Pengadilan Negeri (PN) Blitar Eratkan Silaturahmi bersama Masyarakat dengan Bagi-Bagi Takjil

“Dan berbagai kegiatan lain yang meliputi penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, dan fasilitas sosial sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dia juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat hasil program TMMD agar dapat digunakan untuk jangka panjang serta menjadi tolok ukur keberhasilan program TMMD di masa mendatang.

“Apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-127 pada 2026, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Dan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dipertahankan,” harapnya.

Baca Juga: Update Kontrak Marc Marquez di Ducati: Sepakati Poin Krusial Jelang MotoGP Brazil 2026, Johann Zarco Tetap Jagokan The Baby Alien Juara Dunia!

Sementara itu, Pabung Kodim 0808/Blitar Mayor Cke Supriyono menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah terpencil atau tertinggal.

Selain pembangunan fisik seperti jalan, jembatan dan sarana air bersih, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, hukum, pertanian, kesehatan termasuk stunting, posyandu serta bahaya narkoba.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembangunan berupa rabat jalan, RTLH, jambanisasi serta Jembatan Merah Putih.(*/sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#gandusari #Abdurrahman Saleh #Kabupaten Blitar #tni manunggal membangun desa #tmmd #gorong gorong #Desa Krisik #jembatan #danlanud