Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melihat Kegembiraan Buka Bersama Napi dan Keluarga dari Balik Jeruji Besi Lapas Blitar

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 13 Maret 2026 | 12:05 WIB

 

 LEPAS RINDU: Orang tua bersama anaknya yang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II B Blitar saat buka bersama, Selasa (10/3).
LEPAS RINDU: Orang tua bersama anaknya yang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II B Blitar saat buka bersama, Selasa (10/3).

BLITAR KAWENTAR - Di balik penatnya jeruji besi, akan terluluhkan dengan momen buka bersama narapidana dengan keluarga. Hal ini bisa menumbuhkan rasa saling menguatkan pada kedua pihak.

Suasana haru dan bahagia terpancarkan pada wajah-wajah narapidana di balik gedung Lapas Kelas IIb Blitar pada Selasa (10/3) lalu. Hal itu tergambarkan saat kegiatan buka bersama antara narapidana dan keluarganya.

Narapidana memakai baju biru dan oranye yang bertuliskan Lapas Kelas IIb Blitar. Mereka tidak sabar menunggu keluarganya yang bertemu pada pukul 15.00 WIB untuk menikmati hidangan buka puasa bersama.

Namun, petugas lapas baru mempersilahkan keluarga masuk dan bertemu narapidana sejam kemudian.

Keluarga hanya diperbolehkan membawa tiga anggotanya untuk masuk ke dalam area lapas. Sebab, areanya sempit sehingga memang sengaja terbatas.

Mereka bertemu narapidana di aula hingga meluber ke halaman gedung tersebut. Saat pertama bertemu, banyak keluarga dan narapidana melepas rindu dengan berpelukan.

Ada seorang suami narapidana narkoba tiba-tiba dipeluk oleh sang istri dengan mesra. Keluarga narapidana tersebut membawa rantang yang berisi makanan yang disukai oleh laki-laki itu. Mereka banyak mengobrol dan saling bertukar cerita sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Saat waktu berbuka puasa tiba, mereka menunjukkan wajah yang semringah. Terlihat anak, istri, dan ibu yang menyuapi narapidana. Sahut-sahutan obrolan terdengar mesra memenuhi aula yang biasa dipakai olahraga tersebut.

Namun, petugas hanya memberikan waktu sekitar 15 menit untuk keluarga dan narapidana bisa menikmati hidangan buka puasa. Tentu waktu itu tidak cukup untuk bisa menikmati momen yang berharga ini.

Bahkan, ada beberapa keluarga yang memohon untuk tambahan waktu, sayangnya ditolak oleh petugas lapas.

Waktu yang memisahkan kebersamaan antara keluarga dengan narapidana. Usai buka bersama itu para narapidana sudah diarahkan untuk kembali pada sel masing-masing. Ada juga narapidana yang langsung melakukan ibadah salat Magrib. Sementara keluarga dipersilakan untuk pulang.

“ Lapas Kelas IIb Blitar melakukan buka bersama narapidana dengan keluarga merupakan program integrasi sosial. Hal ini bertujuan untuk saling menguatkan dan mempersiapkan warga binaan bebas,” ujar Kepala Lapas Kelas IIb Blitar, Romi Novitrion.

Dia melanjutkan bahwa kegiatan yang mengharukan ini membuat keluarga menguatkan narapidana untuk sabar menanti waktu kebebasan.

Hal yang sama juga dilakukan narapidana kepada keluarganya. Sejalan dengan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang restorative justice.

Romi menyebut agenda buka bersama narapidana bersama keluarga ini diadakan setiap tahun di bulan Ramadan.

Dia berharap progam ini bisa bermanfaat bagi keluarga dan berdampak pada narapidana yang menjalankan pembinaan dengan baik.

“Kami berharap narapidana dan keluarga bisa saling menguatkan. Dengan adanya buka bersama ini, tentu mereka bisa melepas rindu dengan bertemu orang tercinta,” pungkasnya.(*/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#keluarga #buka bersama #tahanan #napi #jeruji besi #narapidana #lapas blitar #lapas kelas II B Blitar