Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Di Ponpes At Taubah Garum Blitar, Santri Wajib Kuasai Hadis Sahih Sejak Dini

M. Subchan Abdullah • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:32 WIB

Wajibkan Santri Kuasai Hadis Sahih sejak Dini Optimalkan Waktu Subuh, Kaji Berbagai Materi
Wajibkan Santri Kuasai Hadis Sahih sejak Dini Optimalkan Waktu Subuh, Kaji Berbagai Materi

BLITAR KAWENTAR - Gebrakan literasi muncul dari Pondok Pesantren (Ponpes) At Taubah yang berlokasi di Kelurahan/Kecamatan Garum.

Pesantren ini tidak hanya mengajarkan mengaji konvensional, tetapi menerapkan kurikulum eksklusif yang mewajibkan santrinya menguasai hadis sahih secara mendalam sejak dini.


Selama bulan suci Ramadan, ponpes ini mengoptimalkan waktu Subuh untuk mengkaji berbagai materi kajian yang padat.

Salah satu instrumen utamanya adalah kitab Raudhatul Muhibbin: Al-Mukhtarat min Kalami Sayyidil Mursalin.

Kitab ini merupakan karya yang disusun pengasuh ponpes, Dr Nuryadin MFilI, yang berisi 40 hadis pendek pilihan.

“Materi dalam kitab ini dirancang khusus agar mudah dihafal oleh anak-anak tingkat madrasah ibtidaiah (MI),” jelas Dr Nuryadin.


Metode pengajarannya pun sangat detail. Para santri tidak sekadar menghafal teks Arab, tetapi juga silsilah perawi hingga minimal tiga poin kandungan makna dari setiap hadis.

Pasalnya, penguasaan literasi dasar adalah harga mati. Tak heran, ponpes menargetkan seluruh santri kelas 2 MI harus sudah tuntas baca-tulis Arab, Latin, hingga Pegon, agar tidak tertinggal dalam menyerap materi agama yang lebih kompleks di jenjang berikutnya.


Kurikulum di ponpes ini efektif secara akademis, yang berdampak para santri mendominasi peringkat satu hingga tiga di sekolah formal mereka.

Keberhasilan ini juga tak lepas dari peran "tirakat" orang tua di rumah yang menjadi energi spiritual bagi anak dalam menuntut ilmu.

Dengan bekal hafalan hadis dan kedisiplinan membaca yang kuat, para santri dipersiapkan menjadi generasi emas yang unggul secara intelektual maupun spiritual di tengah tantangan zaman. (mg3/c1/ynu)

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#GenerasiEmas #HafalanHadis #PonpesAtTaubahGarum #KurikulumPesantren #LiterasiPesantren