Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Demi Kualitas dan Kebersihan, Warga Blitar Pilih Produksi Kue Lebaran Mandiri

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:52 WIB

Demi Kualitas dan Kebersihan, Pilih Bikin Jajanan Sendiri
Demi Kualitas dan Kebersihan, Pilih Bikin Jajanan Sendiri

BLITAR KAWENTAR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah masyarakat mulai menyiapkan berbagai hidangan khas Lebaran.

Di penghujung Ramadan ini tidak sedikit warga yang memilih membuat sendiri jajanan tradisional dibandingkan membeli produk jadi di pasaran.

Pasalnya, sebagian masyarakat ingin memastikan kualitas bahan yang digunakan dalam makanan yang akan disajikan kepada keluarga maupun tamu.

Selain itu, membuat jajanan sendiri juga dinilai memberikan kepuasan tersendiri karena dapat menyesuaikan rasa serta menjaga kebersihan proses pembuatannya.


‎‎Fitri Sintiyasari, warga Kecamatan Wonodadi, mengaku lebih menyukai jajanan Lebaran yang dibuat secara rumahan.

Makanan yang dibuat sendiri terasa lebih aman karena bahan dan proses pembuatannya diketahui secara langsung. “Jadi lebih yakin soal kualitas dan kebersihannya,” ujarnya.


‎Jajanan khas Lebaran juga menjadi bagian penting dalam tradisi berkumpul bersama keluarga.

Oleh karena itu, banyak warga yang tetap mempertahankan kebiasaan membuat makanan khas secara mandiri di rumah.

"Kalau untuk jajanannya ada banyak, mulai dari nastar, kastengel, hingga roti kacang," jelasnya.
‎‎Di sisi lain, salah satu jajanan yang masih banyak dibuat secara tradisional adalah madumongso.

Makanan berbahan dasar ketan hitam ini dikenal sebagai camilan manis yang sering hadir saat perayaan Lebaran di sejumlah daerah.


‎‎Seorang pembuat jajanan tradisional, Mesiyah, mengatakan bahwa masih membuat madumongso secara mandiri untuk kebutuhan keluarga.

Selain untuk disajikan saat Lebaran, jajanan tersebut juga kerap dibagikan kepada kerabat dan tamu yang datang bersilaturahmi.

Baginya, membuat sendiri madumongso memberi jaminan kualitas karena seluruh proses pembuatan diawasi secara langsung.

Hal itu penting, terutama karena makanan tersebut akan dikonsumsi oleh anggota keluarga dan sanak saudara.

“Saya membuat sendiri supaya kualitasnya terjamin, apalagi nanti dimakan keluarga dan saudara yang datang saat Lebaran,” katanya.


‎Tradisi membuat jajanan khas Lebaran di rumah ini masih terus dipertahankan oleh sebagian masyarakat.

Selain menjaga cita rasa khas makanan tradisional, kebiasaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan kuliner warisan daerah yang sudah ada sejak lama. (kho/c1/ynu)

Editor : Anggi Septian A.P.
#WonodadiBlitar #madumongso #KulinerTradisional #KhasLebaran #JajananLebaran