JAKARTA – Peta persaingan di balik layar MotoGP kembali memanas jelang bergulirnya seri Brasil yang bertepatan dengan momen Idul Fitri. Kabar paling mengejutkan datang dari kubu Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Tim balap milik legenda hidup Valentino Rossi tersebut kedapatan menjalin komunikasi rahasia dengan pabrikan asal Noale, Aprilia. Langkah ini memicu spekulasi besar mengenai loyalitas tim asuhan Rossi terhadap Ducati.
Isu mengenai Masa Depan VR46 dan Marc Marquez di MotoGP memang selalu menjadi magnet bagi para penggemar. Terlebih, hubungan antara kubu Rossi dan Marc Marquez selama ini dikenal dingin. Direktur Tim VR46, Uccio Salucci, secara terang-terangan mengakui bahwa pihaknya sempat melakukan diskusi singkat dengan bos Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Manuver Rahasia Aprilia Dekati Kubu Rossi
Uccio mengungkapkan bahwa pendekatan tersebut diinisiasi oleh pihak Aprilia yang ingin menjajaki kemungkinan kemitraan teknis untuk musim 2027. "Kami sempat berdiskusi singkat karena Aprilia ingin berbicara dengan kami. Saya sudah mengenal Massimo Rivola selama bertahun-tahun, bahkan sejak Valentino mencoba mobil Ferrari pada 2004 silam," ujar Uccio dalam keterangannya baru-baru ini.
Meski sempat "main mata" dengan Aprilia, Uccio menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati kontrak dan hubungan baik yang telah terjalin dengan Ducati. Ia menyebut bahwa saat ini Ducati masih memegang predikat sebagai motor terbaik di dunia, sehingga sangat sulit bagi tim mana pun untuk berpaling, termasuk VR46.
Perpanjangan Kontrak Ducati dan Bocoran Motor 2027
Alih-alih pindah haluan, VR46 justru dikabarkan sedang berada di tahap akhir negosiasi untuk memperpanjang durasi kerja sama dengan pabrikan Borgo Panigale. Kontrak baru ini diprediksi akan mengikat kedua belah pihak untuk durasi tiga tahun, yakni musim 2027, 2028, hingga 2029. "Saya rasa bulan depan akan ada pengumuman resmi. Kami sudah sangat dekat untuk memperbaiki kontrak dengan Ducati," tambah Uccio.
Di saat yang sama, Ducati juga mulai memamerkan purwarupa motor masa depan mereka untuk regulasi tahun 2027. Melalui pembalap penguji Michael Pirro, Ducati telah menguji mesin 850 cc di Sirkuit Jerez. Penampakan motor ini cukup mencuri perhatian karena desain aerodinamisnya yang semakin radikal, bahkan sekilas menyerupai bentuk petak khas motor prototipe masa depan yang tidak lagi terlihat seperti motor balap konvensional.
Nasib Sponsor dan Ancaman Marc Marquez
Ketegangan di internal Ducati tidak hanya soal teknis, tapi juga soal "perang" sponsor. Muncul rumor kuat bahwa tim pabrikan Ducati mungkin akan meninggalkan sponsor Monster Energy dan beralih ke Red Bull pada 2027. Hal ini diperkuat dengan perubahan sponsor pada tim motocross Ducati (MXGP) yang sudah resmi menggandeng logo banteng merah tersebut. Jika ini terjadi, peta kekuatan finansial tim akan berubah total, termasuk potensi bergabungnya pembalap muda berbakat seperti Pedro Acosta ke pelukan Ducati.
Sementara itu, fokus juga tertuju pada Marc Marquez. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut mulai memberikan isyarat atau "amaran" terkait pembaharuan kontraknya. Meski terus diterpa kritik dari rival yang menyebutnya hanya mencari motor terbaik, Marquez membuktikan bahwa mengendarai Ducati tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Hanya pembalap dengan talenta luar biasa yang bisa menjinakkan Desmosedici.
Persaingan menuju musim 2027 kini bukan lagi sekadar soal siapa yang tercepat di lintasan, melainkan siapa yang paling cerdik di meja negosiasi. Dengan bertahannya VR46 di kubu Ducati, publik kini menanti apakah harmonisasi ini akan bertahan lama atau justru akan ada kejutan baru yang melibatkan Masa Depan VR46 dan Marc Marquez di MotoGP di seri-seri mendatang.
Editor : Anggi Septian A.P.